Video Klip “Selamanya”, Sisi Humanis Kkul Keyla

kkul1

Agus Darmawan alias Kkul bersama buah hatinya Keyla di video klip “Selamanya”

DI kalangan hiburan khususnya musik di Bali, selama ini nama Kkul (baca: Kakul) lebih dikenal sebagai MC. Ia memang kerap didapuk sebagai pengantar acara pentas musik dari skala kecil sampai besar, sendirian atau berpasangan dengan MC lain. Maka menjadi menarik ketika dalam dua minggu terakhir, Kkul dibicarakan justru karena video klipnya yang menyentuh untuk single berjudul “Selamanya”.

Sejatinya, bukan baru kali ini Kkul menyanyi atau bermain musik. Terlebih lagi acara yang dipandunya selama ini memang nyaris semuanya acara musik. Namun yang menarik adalah lagu “Selamanya” yang divisualisasikan ke dalam video klip kental sekali nuansa humanisnya, mungkin kontras dengan penampilan Kkul yang identik dengan tindik dan tattoo.

“Kalau yang belum kenal saya sih memang awalnya pasti menutup sebelah mata. Saya tidak tahu penilaian mereka seperti apa dan bagaimana, dan itu bukan urusan saya. Tapi mereka yang sudah tahu saya sih mengatakan, kamu adalah seorang bapak yang bertanggung jawab, itu saja yang saya dengar,” komentar Kkul.

Sosok bapak yang bertanggung jawab dan sayang dengan buah hatinya, terwakili dari isi lagu “Selamanya” pun dalam video klip yang digarap sutradara Rafly J. James. Padahal lagu ini terbilang sudah cukup lama, bahkan sudah setahun lebih diunggah di Youtube namun belum berupa video klip. Kkul mengatakan awalnya tak ada niat untuk membuat video klip. Namun setelah beberapa kali mendengar rekaman lagu tersebut, muncul keinginan mengalihkannya ke dalam bahasa gambar. Prinsipnya, kepalang basah, kalau mau berkarya jangan nanggung-nanggung atau setengah-setengah.

“Intinya saya ingin menggambarkan apa yang saya tuangkan ke dalam lirik lagu, agar penyampaiannya makin lugas dan makin mudah diresapi mereka yang mendengarkannya. Apa yang saya lakukan ini sebagai pernyataan sayang saya kepada buah hati. Tapi ini belum ada apa-apanya, baru awal. Tanggung jawab saya masih panjang, sampai anak saya dewasa nanti,” jelas Kkul.

Pria asal Karangasem yang lahir dan melewatkan masa kanak-kanaknya di Lombok ini menceritakan, ide membuat lagu “Selamanya” bermula saat ia menjaga Keyla, buah hatinya yang wakutu itu masih berumur setahun. Ia pun iseng main gitar dan sambil menembangkan lirik yang tercipta secara spontan. Kenangan tak terlupakan bagi Kkul. Ketika Keyla melihat dari balik pintu sambil tersenyum, hingga tercipta nada begitu saja. Untuk lirik lagu “Selamanya” baru benar-benari fix jadi saat Keyla sudah berumur 1,5 tahun.

Bagi pria berumur 34 tahun ini, menyanyi dan bermusik baru sebatas hobi, dan belum yakin untuk menjadikannya kegiatan yang dibayar. Berbeda dengan menjadi MC yang diawalinya dengan belajar secara otodidak. Namun demikian Kkul tak menutup kemungkinan kalau bisa saja ke depan selain nge-MC, ia juga makin serius dalam bermusik dan  menyanyi. (231)

kkul2

Agus Darmawan alias Kkul bersama buah hatinya Keyla di video klip “Selamanya”