Evie Band Rilis “Ngukuhang Rasa” dengan Personel Baru (Lagi)

evi2

EviE Band, dari kiri ke kanan : Esa, Evi, Frisca, dan Sigit

EVIE Band muncul lagi. Masih tetap di jalur lagu pop rock berbahasa Bali, mereka baru saja meluncurkan single sekaligus video klip terbaru yang diberi judul “Ngukuhang Rasa”. Menariknya, lagi-lagi Evie berganti personel. Kali ini malah menggaet musisi wanita untuk mengisi posisi bass. Jadilah formasi Evie Band saat ini, Evie (vokal, gitar), Sigit SP (gitar), Esa (drum, perkusi) dan Prizca (bass).

Disinggung masalah tiap kali muncul dengan karya baru selalu dengan personel baru, Evie hanya tertawa. Menurutnya, pergantian tersebut tentu saja bukan satu hal yang disengaja, karena niatnya tetap bisa berkarya bersama. Hanya karena satu dan lain hal, agar bisa terus jalan, mau tak mau formasi memang berubah. “Kalau soal kenapa kami memilih personel baru, pemain bassnya wanita, ya selain untuk membuat Evie Band jadi tampil lebih fresh, juga untuk menambah warna garapan musik kami,” jelas Evie kepada awak media di Denpasar, Senin (12/3).

“Ngukuhang Rasa” menjadi single kedua yang dirilis Evie Band setelah “Kisah Kita” yang diluncurkan akhir 2016 silam. Keputusan untuk membuat single dianggap sebagai satu pilihan yang tepat dan realistis, daripada buru-buru merilis satu album namun ujung-ujungnya hanya satu atau dua lagu yang bagus dan diminati, kasihan dengan materi lagu lainnya. Justru dengan merilis single demi single, jika ada kesempatan bukan tak mungkin semuanya akan dirangkum dalam satu album.

Di single terbaru “Ngukuhang Rasa” bukan hanya masalah personel yang berganti, namun juga aransemen musik yang dikemas lebih sederhana. Malah aslinya saat rekaman, lagu yang diciptakan sendiri oleh Evie dan aransemen musik digarap Sigit ini, hanya menggunakan sound gitar dan piano. Sedangkan untuk tampil live, mereka memilih konsep simpel dengan mengganti drum dengan cajon, dilengkapi sentuhan perkusi. “Prosesnya termasuk singkat, garap lagu dua hari, langsung rekaman, lanjut suting video klip. Sekali lagi bekerjasama dengan Timeline, video klipnya juga dikemas simpel, lebih menonjolkan para personel dengan latar belakang suting suasana pantai di dua tempat,” jelas Evie.

Mulai diperkenalkan sejak 2015, Evie Band sudah merilis album “Suara Hati” (2015), single “Kisah Kita” (2016) dan yang terbaru, single “Ngukuhang Rasa” (2018). Sesuai namanya, grup ini menjadi project idealis Evie Marheni, sang vokalis, untuk menyalurkan gairah bermusiknya yang masih tetap kuat meski di usia yang terus bertambah. Jauh sebelumnya, Evie sudah mengawali kiprah di musik Bali sejak 2004 dengan merilis album “Main Api”. Setahun kemudian ia membentuk grup band Evidemi dan merilis self titled album.

Sayangnya setahun kemudian Evie harus hijrah ke luar negeri untuk urusan praktik bekerja di bidang perhotelan. Setelah lama bermukim di luar negeri, Evie kembali ke Bali, dan 2013 meneruskan menyanyi lagi secara solo dengan merilis single “Jekjek Tresna”. Format band baru dirintisnya kembali sejak 2015 dan berlanjut hingga sekarang. Selain sempat meneruskan bekerja di bidang perhotelan di Bali, Evie juga sempat merintis usaha kuliner hingga menjajal kemampuan sebagai female DJ.

“Entah kenapa saya merasa jiwa saya tidak begitu excited lagi bekerja di perhotelan. Karenanya saya  memutuskan untuk lebih banyak bekerja, fokus di musik. Selain masih nge-DJ, juga main bersama teman-teman band secara regular membawakan lagu Top40. Kalau rekaman lagu pop Bali ya untuk meneruskan eksistensi, untuk menunjukkan kalau Evie masih ada dan terus berkarya,” pungkas Evie. (231)

Evi1