Kala DDH Kembali seperti “Sediakala”

DDHDIALOG Dini Hari (DDH) kembali menunjukkan kreativitas terbarunya. Jika sebelumnya empat kali band ini setia merilis rekaman dalam format album, sekarang mereka mencoba merilis single saja. Sejak pekan lalu, lagu terbaru DDH yang diberi judul “Sediakala” sudah mulai dipublikasikan dan diedarkan melalui sejumlah kanal musik.

Sebagaimana karya-karya DDH sebelumnya, yang mencoba memotret beragam sudut kehidupan apa adanya lalu dibungkus dalam kalimat-kalimat ‘sederhana’ namun bernas, “Sediakala” juga tak jauh berbeda. Mengambil sudut kerinduan seorang lelaki akan buah hatinya, lagu ini menggambarkan betapa indah namun sekaligus rapuh hidup kita semua di dunia.

Lagu “Sediakala” sekali lagi menunjukkan kepiawaian DDH dalam menuangkan pandangan mereka akan kenyataan hidup lalu menuangkannya ke dalam lagu. Namun demikian tetap ada sentuhan berbeda yang mereka tawarkan, sebagaimana kenyataan hidup yang selalu berganti-ganti meskipun jiwanya tetap sama. Kehadiran single “Sediakala” juga seakan menjadi penyela, transisi sebelum mereka merampungkan album kelima.

Dibentuk 2008, awalnya DDH didukung Dadang SH Pranoto (vokal, gitar) dan Ian (bass) didukung sejumlah musisi lain. Dalam perjalanannya, hingga saatini DDH mantap dengan formasi Dadang (vokal, gitar), Zio (bass), dan Denny (drum). Album pertama mereka “Beranda Taman Hati” (2009) banyak menarik perhatian penikmat musik. Berlanjut dengan mini album “Dialog Dini Hari” (2010), “Lengkung Langit” (2012) dan “Tentang Rumahku” (2014). Selain rekaman sendiri, DDH juga sempat menggarap project kolaborasi dengan Endah n’ Resha dengan menggunakan nama DDHEAR. (231)