Pesan Yessy untuk Para Jomblo

yessy

Yessy Diana

ANDA jomblo, tanpa pasangan? Jangan terlalu sedih, jangan kecewa, tanpa pasangan pun kita bisa bahagia. Pesan inilah yang kuat disampaikan biduanita pop Bali, Yessy Diana, lewat lagu barunya “Jomblo Bahagia”. Ini single kedua yang dirilis penyanyi asal Nusa Penida ini, setelah “Pada Ngelahang” yang dirilis pertengahan tahun lalu. Untuk kedua kalinya pula Yessy bekerjasama dengan pencipta lagu Budi Rajapala.

Sesuai judulnya, “Jomblo Bahagia” yang dirilis dalam suasana Valentine Day mencoba menampilkan nuansa cerah, keriangan seorang dara yang diputus sang kekasih. “Pesannya, ya kalau misalnya kamu jomblo, kamu tidak punya pasangan, sementara mantan kamu sudah jalan dengan yang lain, ngapain juga dipikirin? Hello … kamu masih bisa kok tetap bahagia meskipun sendirian,” ujar Yessy.

Sesuai dengan tema lagunya, video klip “Jomblo Bahagia” yang dipercayakan kepada Jibolba Barker juga digarap dengan nuansa cerah dan bernuansa komedi. Meskipun lagu ini potensial untuk digemari terutama oleh para “jomblo”, Yessy sendiri mengaku tak ada target khusus atau muluk-muluk dari karya terbarunya ini. “Saya tidak ada target khusus, ya semoga lagu ini bisa diterima penggemar musik, itu saja,“ harap Yessy.

Yessy Diana awalnya adalah penggemar lagu pop Bali yang lama-kelamaan tertarik untuk mencoba penyanyi. Meskipun awalnya alumnus IKIP PGRI Bali ini lebih banyak bergeluit denga pemotretan sebagai model, namun belakangan ia makin intens mengikuti perkembangan lagu pop Bali.Ia pun  banyak bersentuhan dengan komunitas musik, hingga akhirnya memutuskan untuk terlibat langsung di dalamnya. Awalnya iseng-iseng mencoba menyanyi di sosmed untuk mengetahui respon orang lain, ternyata banyak yang suka

“Saya terjun di dunia tarik suara ya hanya bermaksud untuk meramaikan dunia musik yang ada di Bali saja. Itu karena saya sendiri memang suka, cinta dengan budaya Bali. Kalau masalah apakah rekaman yang saya buat nantinya diterima ataupun menjadi dikenal, ya saya anggap sebagai ‘upah’ dari karya itu sendiri,” tandasnya. (231)