DeJaPu Rilis Ulang “Sebet Liang” versi Animasi

Dejapu1

Animator Arie Tantra (paling kiri) bersama personel DeJapu

KOLABORASI, kerjasama seniman lintas jalur tak jarang menghasilkan satu kreasi baru yang tak hanya segar namun juga memikat. Tak salah ketika Dejapu, grup band lagu berbahasa Bali, memutuskan untuk berkolaborasi dengan kartunis, animator dari Sangut Delem Channel untuk menggarap satu video klip. Lagu lama yang ada di album “Satu” yang sudah beredar sejak tahun lalu, dirilis ulang dalam format animasi.

“Lagu ini sebetulnya sudah ada video klipnya, tapi kami putuskan untuk dibuat versi animasi. Kami sengaja memilih konsep animasi karena inghin tampil beda, di sa,ping kedekatan empsi kami dengan tokoh animasi Sangut Delem,” ujar Putu Budi, vokalis Dejapu di Denpasar belum lama ini.

Di sisi lain Arie Tantra selaku animator mengaku tidak banyak kesulitan menerjemahkan keingina Putu untuk memvisualisasikan isi lagu “Sebet Liang”. Apalagi kebetulan ia sudah punya beberapa stok gambar yang bisa digunakan dan sesuai dengan tema lagu. “Lewat video klip ini kami ingin menunjukkan kalau di Bali ada kreasi semacam ini, banyak potensi seniman kreatif di Bali yang bisa diangkat,” tambah Arie.

Lagu “Sebet Liang” terinspirasi dari banyaknya kasus bunuh diri karena tak kuat menanggung beban  hidup, juga masalah percintaan. “Lewat klagyu ini kami ingin berpesan, apa pun keadaan yang kita terima, kita harus tetap bersyukur,” ujar Putu.

Mengenai video klip “Sebet Liang” radio version yang berdurasi hanya 1,2 menit, menurut Putu Budi, memang sengaja dibuat demikian untuk mengundang keingintahuan dan rasa penasaran. Untuk itu pun sengaja bagian lagu yang dipilih adalah bagian awal yang menampilkan vokal perempuan Shinta Putri. “Kalau penasaran ingin tahun seperti apa lagu dan kisah lengkapnya, bisa klik atau lihat kembali video klip sebelumnya yang full version,” kata Putu.

Dijelaskan, selain menjadi awal kerjasama DeJapu dengan Sangut Delem Channel, juga menjadi semacam pemantik untuk muncul kerjasama selanjutnya. Salah satunya menggarap video klip animasi untuk single “Melali ke Negara”. Hanya kali ini tidak 100 persen animasi, namun dipadukan dengan animasi personel band dan visualisasi alam Negara.

Dejapu adalah grup band yang mulai berkiprah sejak 2014. Sempat beberapa kali ganti personel, formasi saat ini Putu Budi (vokal), Aditya (keyboard), Lojer sebagai (bass), Julian Richard (gitar), serta Iwak Qyong (additional drummer) dan Santi (additional guitar). Kesehariannya, di luar urusan musik, para personelnya sibuk bergelut dengan kamera dan photoshop, karena mereka semua tergabung dalam satu komunitas fotografer.

Album pertama bertajuk “Satu” mereka rilis pertengahan 2017 silam. Ada Sembilan lagu yang ditawarkan di album “Satu”, delapan lagu berbahasa Bali seperti “Cek In Di Dalung”, “Malam Minggu”, “Omang Dogen”, “Sebet Liang”, “Rindu”, “Tresna Kapegatin”, “Tresna Sujati”, “Korban Gadget”, serta satu lagu berbahasa Indonesia, “Datanglah ke Bali”. Sebagian besar lagu sudah mereka rilis dalam bentuk single dalam kurun 2015-2016. (231)