“Sesalku”, Gus Yuda Gaet Ninda Anggita

Gus2

Gus Yuda dan Ninda Anggita di video klip lagu “Sesalku”

BAGI Gus Yuda, musik sudah menjadi bagian hidup sekaligus penyaluran gejolak dalam berkreasi di bidang seni. Tak heran bila selama ini berkarya, ia tak pernah memasang target atau impian muluk-muluk selain menuangkan gagasan semata. Begitu pula saat merilis single terbaru “Sesalku”, ia tidak terlalu pusing dengan urusan seberapa banyak penggemarnya akan bertambah, atau akan seberapa popular ia karena lagu ini.

“Saya tidak mau pasang target, saya punya ide dan ingin berkarya, itu saja. Jadi saya rekaman, rilis single, tujuan utamanya bukan agar makin tenar atau banyak job misalnya. Kalaupun itu tercapai, biar terjadi dengan sendirinya. Lebih dari itu, saya punya kegiatan, usaha sendiri di bidang clothing, yang saya rasa bisa saling mendukung dan melengkapi dengan kegiatan saya di musik,” paparnya kepada mybalimusic.com di sela-sela peluncuran video klip “Sesalku” di Kuta, Minggu (29/1) malam.

“Sesalku” menjadi rekaman ketiga yang dirilis Gus Yuda setalah “Mewali” (2015), “Tegar” (2016). Jika sebelumnya ia mencoba membawakan lagu berbahasa Bali, kali ini ia memilih lagu berbahasa Indonesia yang diciptakan sendiri. Bedanya, kali ini Gus Yuda dibarengi rekan-rekan musisi yang tergabung dalam band  D’Waves. Lain dari itu, ia juga menggaet teman duet Ninda Anggita.

Meskipun baru pertama kali rekaman, Ninda yang sehari-hari berprofesi sebagai advokat sudah tak asing lagi dengan dunia tarik suara. Sejak kecil ia sudah sering ikut lomba menyanyi, hingga tergabung dalam grup vokal saat SMA. Kerjasamanya dengan Gus Yuda berawal dari model pakaian produksi distro yang dikelola Gus Yuda. Setelah tercetus cukup lama, keinginan Gus Yuda untuk mengajak Ninda rekaman bareng baru tercapai sekarang.

Walau ada kesempatan dan punya kemampuan menggarap materi lagu yang baik, Gus Yuda mengaku belum terpikir untuk membuat album. Sampai saat ini ia merasa cukup puas dengan merilis single saja, paling tidak setahun sekali ada materi lagu baru yang dirampungkan. Berbeda jika dua rekaman terdahulu ia mencoba bermain solo, baru kali ini ia memutuskan kolaborasi dengan rekan-rekannya di D’Waves  — Eka Chip (gitar), Budi (bass), Dhudet (drum) –, hingga project rekamannya juga memakai nama Gusyuda & D’Waves. Untuk video klip “Sesalku”, Gus Yuda mempercayakan produksinya kepada Rafly J. Flames.

Dilahirkan di Bangli, Gus Yuda mengawali ketertarikan terhadap musik sejak remaja. Sempat membentuk grup band The Time, kerap menjajal panggung kompetisi musik di Denpasar dan sekitarnya, namun akhirnya band yang potensial ini terpaksa “bubar” karena kesibukan masing-masing personelnya setelah memasuki bangku kuliah. Meski demikian Gus Yuda yang masih tercatat sebagai mahasiswa semester akhir Fakultas Teknik Pertanian Unud tak hilang semangat dalam berkarya di musik. Berbarengan dengan usaha clothing yang dikelola, ia masih kerap tampil solo dan berusaha mempertahankan eksistensi dengan memunculkan karya sendiri. (231)

Gus1

Gus Yuda dan Ninda Anggita di video klip lagu “Sesalku”