Tur 15 Kota di Jawa, Awal “Konsistensi” The Rolic

Rol1

The Rolic

GRUP band indie dari Bali, The Rolic, menyampaikan pengumuman yang bisa dibilang luar biasa. Di awal tahun ini, mereka akan melukan pertunjukan, tur konser keliling Jawa dengan tajuk “Konsistensi Java Tour 2018”. Selama sebulan mulai 9 Februari mendatang, mereka akan tampil di 15 kota secara maraton.

Jika biasanya penyanyi atau grup band meluncurkan album dulu, justru The Rolic terbalik, menunaikan tur 15 kota dulu sebelum merilis album baru bertajuk “Konsstensi”. “Ya … kami ingin karya kami didengar luas dulu. Minimal ada yang tahu lagu kami. Untuk tur promo ini kami juga tidak hanya mempromosikan album. Kami juga akan menjuadl merchandise dan album rekaman secara fisik, sekaligus membentuk fanbase di luar Bali. Setelah tuntas acara di Hawa, baru nanti kami akan adakan peluncuran dan tur kecil keliling kabupaten di Bali,” jelas Dolar, bassist juga vokalis The Rolic.

Adapun kota-kota yang akan disambangi The Rolic, mulai dari Surabaya, Malang, Tulungagung, Kediri, Solo, Jogjakarta, Semarang, Cirebon, Bogor, Cileungsi, Jakarta, Tangerang Selatan, bekasi, Bandung, dan Sukabumi. Dolar menceritakan, tur 15 kota di Jawa merupakan perpaduan ide dari band juka pihak promotor. Menggelar tursecara beruntun di belasan kota apalagi di pulau Jawa, tentu saja menjadi tantangan tersendiri. “Yang jelas prosesnya juga lama karena untuk bikin tur seperti ini gak gampang, perlu biaya banyak juga kesiapan mental dan fisik. Syukurlah berkat dukungan WD Pro selaku produser kami di Bali juga para sponsor, tur ini bisa terlaksana,” tambah Dolar.

Tantangan terberat yang dirasakan para personel The Rolic tentu saja karena mereka harus meninggalkan keluarga, juga usaha atau pekerjaan mereka selama sebulan. Lain dari itu, kesiapan dana atau biaya tur juga menjadi tantangan tersendiri karena sebulan di pulau Jawa membutuhkan dana yang umayan besar.

Tentang album “Konsistensi” sendiri menurut Dolar, proses penggarapannya memakan waktu cukup lama. Sejak 2015 mereka sudah menyiapkan materi untuk rekaman, dengan perbaikan di sana sini dan mematangkan konsep bermusik, barulah semuanya tuntas akhir tahun kemarin. Ada 10 lagu di album ke-2 The Rolic ini, dengan tema beragam termasuk tema sosial dan percintaan pastinya.

“Yang beda, yang istimewa dari album ini, kami menemukan warna dan karakter kami dalam berkarya. Mulai dari sisi sound, lirik lagu, juga konsep album dan aransemen musiknya. Tentu saja pilihan judul Konsistensi juga menjadi sesuatu yang spesial, karena menggambarkan konsistensi dan eksistensi kami dalam bermusik, berkarya di genre yang kami pilih, pop punk melodic,” demikian Dolar.

The Rolic terbentuk sejak Desember 2006. Sebagaimana kebanyakan band indie, grup yang awalnya menggunakan nama Romantic Holic ini juga kenyang dengan pengalaman tampil di acara pensi dan berbagai lomba atau kompetisi musik. Tahun 2009, mereka mengubah nama menjadi The Rolic saja, karena dirasa Romantic Holic terlalu panjang dan agak susah diucapkan. Lazimnya anak band, The Rolic juga sempat mengalami beberapa kali pergantian personel, hingga kini eksis dengan formasi Aro (vokal, gitar), Dolar (bass, vokal), dan ADP (drum). Band yang mencatatkan sejumlah prestasi seperti Juara 1 IMS regional Bali 2012, 10 Besar LA Meet the Labels 2013 dan Juara 2 Goes to Soundrenaline 2015 ini sudah merilis album pertama “The Rolic – Melodic Phoria”, dan baru di tahun 2018 ini merilis album ke2, “Konsistensi”. (231)

rol3

The Rolic

Rol2