Lagu Baru, Motifora Lebih “Nge-beat”

moti

Grup band Motifora

GRUP band yang dikenal dengan lagu-lagu romantis mellow, Motifora, muncul lagi dengan lagu terbarunya. Menandai awal tahun ini, mereka baru saja melepas satu single berjudul
“Tetep Metimpal”. Masih bercerita seputar percintaan satu pasangan, namun ada yang berbeda dibandingkan lagu-lagu sebelumnya. Di lagu baru ini, Motifora lebih nge-beat.

“Ya, lagu ini bisa dibilang lumayan beda baik dari aransemen musik juga liriknya. Aransemennya kami buat lebih nge-beat, bisa dibilang 50 persen musiknya lepas dari musik Motifora terdahulu, dan liriknya lebih lugas.  Kalau sebelumnya kata Adi dan Bli selalu melekat di setiap lirik kami, tapi di lagu Tetep Metimpal ini sama sekali tidak menyematkan kata Adi dan Bli,” jelas Tunick, vokalis Motifora kepada mybalimusic.com.

“Tetep Metimpal” mengisahkan cinta yang berakhir di tengah jalan. Seperti ada pesan yang ingin disampaikan, mengajarkan kalau di saat kita sudah tak pacaran lagi, akan ada hubungan yang lebih indah yaitu tetep metimpal atau pertemanan. Tunick menjelaskan, lagu ini akan termasuk dalam album ke-3 Motifora yang direncanakan berjudul “2117” dan ditargetkan rilis Mei 2018 mendatang.

“Untuk menjaga eksistensi, mengisi sela sebelum rilis album baru, kami rilis dulu single ini di seluruh radio di Bali sejak 17 Januari. Harapannya ya Motifora bisa selalu eksis di hati penggemar lagu pop Bali, mengingat kami terakhir mengeluarkan lagu pertengahan 2017 lalu,” tambah Tunick.

Dipilihnya lagu “Tetep Metimpal” di antara lagu-lagu lain sebagai pancingan sebelum rilis album baru, konon karena lagu ini dianggap berada di tengah-tengah dari sekian lagu yang akan mengisi album ke-3 Motifora. Maksudnya, lagu ini tidak nge-rock sekali, namun juga tidak terlalu mellow juga. Bahkan Tunick mewakili rekan-rekan personel lainnya berani menyatakan lagu ini tidak bagus banget, tapi tidak buruk juga. Jadilah, lagu ini dianggap sangat pas baik bagi Motifora sendiri, juga untuk disimak penggemar mereka.

Jika di album ke-3 nanti dijanjikan Motifora akan lebih berwarna dengan corak musik beragam dari yang nge-beat rock, nge-rap, disco, Tunick membantah keputusan ini karena meraka “gerah” dicap sebagai band spesial lagu mellow. Alasan utamanya karena ini sudah masuk album ke-3, dirasa perlu untuk me-refresh musik dengan memasukkan aransemen yang beda dari lagu sebelumnya..

“Kalau dikatakan gerah, sebenarnya tidak juga, karena kami yakin tiap band pasti punya ciri khas sendiri. Di sini kami mencoba menunjukkan sisi lain dari ego tiap personel. Satu hal lagi, album ke-3 nanti akan menjadi penentu karier motifora di blantika musik Bali, antara kembali booming atau langsung tidak ada bekas lagi,” tegas Tunick. (231)