Umur 7 Tahun Rilis Lagu Reggae Berbahasa Bali

arth

I Komang Arta Dani Satriasa alias Mang Arta

YANG namanya kemampuan sering kali muncul dari kebiasaan. Ini yang dialami Mang Arta, yang sering diajak orangtua nonton konser musik reggae. Bocah yang punya nama lengkap I Komang Arta Dani Satriasa kerap diajak berkunjung ke basecamp Joni Agung & Double T, grup band reggae berbahasa Bali. Alhasil, bocah berumur 7 tahun yang bersekolah di SD 16 Kesiman ini tak hanya tertarik, namun juga sudah bisa menyanyi dengan baik. Sebagai “hadiah”, ia pun mendapat kesempatan merekam satu reggae berbahasa Bali yang berjudul “Se Dua Telu”.

Lagu yang sudah pula dibuatkan video klipnya itu, akan diluncurkan secara resmi Rabu (10/1) di basecamp Joni Agung & Double T di Rumah Tutu Tigatiga jalan Ceroring 33 Denpasar “Anak ini sering diajak orangtuanya, sahabat Joni Agung and Double T ke base camp juga ke tempat kita konser. Saya perhatikan hampir semua lagu bisa dia nyanyikan dengan fasih. Kebetulan saya menulis beberapa lagu anak-anak. Jadi kami ajak Mang Arta untuk menyanyi dengan iringan gitar, ternyata bisa. Nah, dari watu itu saya dan teman-teman sepakat untuk men-support Mang Arta,” jelas Gung Joni kepada mybalimusic.com di Denpasar, Selasa (9/1).

Pemunculan Mang Arta, putra pasangan I Kadek Pendak Aryana dan Ni Ketut Kertiadi kelahiran Denpasar 22 Februari 2010 itu, tidak dimungkiri juga menjadi tonggak awal munculnya reggaerare, lagu reggae yang diharapkan sesuai untuk anak-anak. Menurut Gung Joni, niat untuk membuat reggae anak setelah melihat tiap kali konser atau ada acara musik, banyak sekali anak-anak yang ikut orangtuanya dan bernyanyi bergembira.

Project Reggaerare dikerjakan untuk memberi apresiasi bagi anak-anak pengemar Joni Agung & Double T. Kalau Mang Arta saya temukan bakatnya saat kami sering kumpul dan nyanyi bareng. Saya ajak beberapa teman dari Double T band untuk membantu. Ada Rody yang mengisi drum, Mayun di keyboard dan gitar, serta Sandy bermain bass dan saxophone. Lagunya saya yang ciptakan,” demikian Gung Joni.

Sebagai penggagas juga pendukung projhect Reggaerare, Gung Joni berharap bisa menghibur lebih banyak lagi masyarakat khususnya reggae mania. Ia pun merasa senang karena project dimaksud sangat bagus pengerjaannya, selain itu berlangsung cepat dan semua teman-teman komunitas sangat mendukung. (231)