“My Generation”, Realita Remaja Kekinian Tanpa Kesan Menggurui

My 1

Arya Vasco (Konji), Lutesha (Suki), Alexandra Kosasie (Oryl) dan Bryan Langelo (Zeke) dalam satu adegan “My Generation”

FENOMENA dunia remaja, dari dulu tak pernah ada habisnya untuk diangkat ke dalam layar lebar. Namun sangat jarang yang mampu mengangkat realita remaja kekinian secara natural, tidak lebay dan menyampaikan pesan tanpa kesan menggurui. Di antara yang sangat jarang itu, muncul “My Generation” garapan Upi, yang akan mulai tayang secara serentak di bioskop Indonesia mulai 9 November ini.

Untuk “pemanasan”, tim IFI Sinema yang memproduksi film ini mengadakan media screening sekaligus gala premiere di XXI Beachwalk, Kuta, Bali, Minggu (5/11). Selain produser dan sutradara, acara juga dihadiri artis pendukung dari barisan bintang muda pendatang baru — Bryan Langelo, Arya Vasco, Alexandra Kosasie, dan Lutesha –hingga bintang senior seperti Surya Saputra dan Indah Kalalo.

“My Generation” menjadi karya penyutradaraan terbaru Upi setelah “My Stupid Boss”. Menariknya, sutradara wanita yang mengawali kariernya dengan film seperti “30 Hari Mencari Cinta” serta “Realita Cinta dan Rock n’ Roll” ini mengatakan tak ada pesan khusus yang ingin disampaikannya dalam “My Generation”. “Dalam menyutradarai film ini saya tidak mau terpaku bahwa saya ingin menyampaikan pesan begini atau begitu. Masing-masing penonton bisa menafsirkan, biarlah penonton sendiri yang menyimpulkan pesan apa yang ada dalam film ini,” ujar Upi kepada wartawan sebelum pemutaran film.

Ketika ditanya mengenai judul yang berbahasa Inggris, Upi hanya menjawab singkat, “Saya rasa ini yang paling pas. Kalau misalnya diganti menjadi Generasiku, bagaimana ya … “

Hal menarik, IFI Sinema menampilkan pemeran yang benar-benar fresh untuk empat tokoh utama “My Generation”. Meskipun baru pertama kali main film layar lebar, Bryan Langelo, Arya Vasco, Alexandra Kosasie, dan Lutesha bisa dikatakan cukup berhasil memerankan karakter remaja jaman now, generasi milenials dengan problematika masing-masing. Mungkin film ini terkesan tidak “indah dan berbunga-bunga”, karena memang ingin “berbicara” apa adanya. “Dalam membuat sebuah film, memang saya selalu tertantang untuk membuat angle-angle yang berbeda. Untuk film remaja, saya tidak ingin mengangkat seputar romantisme percintaan anak muda, tetapi saya ingin mengangkat generasi millenials saat ini yang unik yang cukup menyedot perhatian masyarakat dari kacamata mereka,” jelas sang sutradara

Kesenjangan komunikasi antara anak dan orangtua juga dipotret secara berimbang dari kedua sisi, hingga tak ada kesan pembenaran atau memihak salah satunya. Gaya kehidupan anak jaman sekarang di satu sisi dan orangtua yang mencoba mengarahkan anak-anaknya untuk menjadi sesuai harapan mereka di sisi lain, digambarkan dengan menarik sebagai kehidupan nyata saat ini yang tak dapat dipungkiri. Dalam hal ini kehadiran bintang senior seperti Ira Wibowo, Tyo Pakusadewo, Surya Saputra, Indah Kalalo, bahkan sutradara Joko Anwar memberi kekuatan tersendiri. Pun, seperti film-film Upi sebelumnya, menarik menyimak pemilihan lagu soundtrack untuk menguatkan adegan tertentu. Kali ini, terselip lagu-lagu dari era 90-an seperti “Inikah Cinta” (ME), “Bebas” (Iwa K), dan “Kebebasan” (Singiku).

“My Generation” bercerita tentang persahabatan 4 anak SMU — Zeke, Konji, Suki dan Orly. Berawal dari liburan yang gagal gara-gara video buatan mereka yang memprotes guru, sekolah dan orang tua menjadi viral di sekolah. Merek pun dihukum tidak boleh pergi liburan. Liburan sekolah yang terkesan tidak istimewa, akhirnya justru membawa mereka pada kejadian-kejadian dan petualangan yang memberi pelajaran sangat berarti dalam kehidupan mereka. Dengan karakteristik yang berbeda dan konflik yang berbeda-beda, merekalah gambaran generasi masa kini. Happy ending? Tentu saja. Dalam hal ini Upi cukup apik mengakhiri alur cerita yang sudah terjaga sedari awal, tidak terkesan klise. (231)

Gen My

Produser, sutradara dan pendukung film “My Generation” foto bersama sebelum gala premiere di XXI Beachwalk, Kuta, Minggu (5/11)

My2

Lutesha (Suki), Arya Vasco (Konji), Bryan Langelo (Zeke), dan Alexandra Kosasie (Oryl) dalam satu adegan “My Generation”