BNSP Peduli Pengungsi Lewat Lagu

BNSP1

BNSP Band dari Buleleng

SETELAH Raka Sidan memunculkan lagu “Gending Lara ring Pengungsian”, satu lagi musisi lagu Bali yang menunjukkan kepeduliannya terhadap pengungsi ancaman erupsi Gunung Agung. BNSP Band dari kota Singaraja, Buleleng, belum lama merilis satu lagu berjudul “Nulungin Nyama”. Lagu yang disebarluaskan melalui media sosial dan media online ini juga mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.

Mulanya, personel BNSP menyimak berita di media massa, gempa makin kerap terjadi dan dirasakan masyarakat terutama mereka yang berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB). Saat mereka meninjau lokasi, bertepatan ketika Gunung Agung dinyatakan status awas, mereka menyaksikan banyak masyarakat panik sampe hingga tidak mendapat transport untuk mengungsi. Keesokan harinya BNSP berangkat membawa satu truk untuk antisipasi sebagai bantuan kendaraan.

“Kami bermalam di sana dan bertanya kepada warga sekitar, memang suasananya saat itu sangat mencekam. Dari sana kami mendapat sebuah gambaran betapa sangat diperlukan uluran tangan dari semua pihak, dan kami mencoba mengajak lewat lagu,” jelas Dek Oenyil, vokalis BNSP kepada mybalimusic.com, Senin (2/10).

Dalam waktu singkat, terciptalah lagu yang kemudian diberi judul “Nulungin Nyama”. Tak lama setelah dibagikan melalui media sosial, tanggapan dan komentar terus bermunculan. Banyak pula yang ikut meneruskan lagu “Nulungin Nyama” dengan ajakan untuk turut membantu meringankan beban para pengungsi dari Karangasem.

BNSP Band yang terbentuk di Singaraja 2010, awalnya menggunakan nama Banaspati. Aktivitas bermusik diawali dari kegiatan kumpul-kumpul sesama musisi dari berbagai band yang berbeda-beda. “Karena hobi yang sangat kuat, juga karena kami ingin berkarya meramaikan musik Bali, akhirnya tahun ini kami coba bangkitkan lagi BNSP tapi dengan personel yang berbeda. Karena nama Banaspati dirasa terlalu berat, maka mami singkat jadi BNSP,” jelas Dek Oenyil.

Saat ini BNSP didukung Dek Oenyil (vokal), Anton (gitar), Sanjaya (gitar), Owan (bass) dan Chumank (drum). Selain mengisi sejumlah acara di Singaraja dan sekitarnya, BNSP juga aktif menggarap lagu sendiri yang kemudian disebarluaskan melalui media berbagi Youtube. Sebut misalnya lagu seperti “Omong Buleleng”, “Punyah”, dan “Nu Demen”. Saat ini BNSP tengah menggarap lagu baru dan persiapan untuk rekaman. (231)

BNSP2