Suba Kadung Cinta, Shanty Dewi juga Suting di Malaysia

Shanty1

Shanty Dewi

PENYANYI belia Shanty Dewi baru saja meluncurkan single terbaru. Lagunya masih seputar cinta, tentang seorang wanita yang sayang sekali dan setia terhadap sang pacar. Meskipun terpisah jarak karena sang pacar masih harus menyelesaikan kuliah, namun si wanita masih setia menunggu, karena “Suba Kadung Cinta”. Menariknya, suting video klip yang digarap Yasa Sega tak hanya di Bali, namun juga memanfaatkan stock shoot di pulau Langkawi, Malaysia.

“Kenapa memilih lokasi tersebut, karena di sana tempatnya romantis, jadi pas dengan tema lagunya,” jelas Shanty.

Lagu “Suba Kadung Cinta” (SKC) diciptakan Dewa Lenju berdasarkan tema cerita yang disodorkan Shanty. Proses rekaman dan penggarapan musik masih ditangani Dek Artha dari Harta Pro. Lagu ini menjadi rekaman single ketiga Santy di Harta Pro, setelah “Legu Gembrong” (duet bersama Bayu Nirwana) dan “Ngubuh Kedis”.

“Saya senang membawakan lagu ini karena pas dengan kisah saya sendiri. Selain itu, karena temanya tentang cinta ala anak remaja, tentunya banyak yang mengalami kisah seperti ini. Karenanya saya optimis lagu ini akan mudah ditrima di masyarakat,” paparnya.

Lagu SKC rencananya juga akan masuk di album kompilasi yang akan dirilis awal tahun depam. Selain itu juga ada dua lagu Shanty lainnya, masih duet bersama Bayu Nirwana”. “Untuk judul, masih dirahasiakan,” ujar Shanty sembari tertawa.

Shanty mengaku tertarik menyanyi karena memang sudah menjadi hobi sejak keci. Tak heran sedari bocah ia sudah bercita-cita menjadi penyanyi. Maka mulai SD ia sudah memberanikan diri ikut lomba atau mengisi acara. Pengalaman menyanyi pertama kali bermula dari ngayah di kampung halamannya di desa Griana Kangin, Karangasem. Saat itulah ada event organizer yang tertarik kemudian mengajaknya pentas keliling. Saat itu, Shanty belum punya lagu sendiri. Hingga ia bertemu produser Ngah Apet, yang mengajaknya rekaman untuk pertama kali awal 2013. Shanty diduetkan dengan Gek Listia dengan nama Duo Manis untuk membawakan lagu “Cemburu”. Pindah manajemen, duo ini juga berganti nama menjadi Duo Lala. Sempat menggarap single “Ngalih Tunangan” karya AA Raka Sidan dengan penata musik Gung Dea, akhirnya Duo Lala bubar. Selanjutnya Shanty bertemu penyanyi senior Gung Galih dan diajak bergabung di album kompilasi Putra Dewangga 2. Terakhir, Shanty bergabung di Harta Pro dan sudah merilis tiga lagu di sana.

“Harapan saya ke depan semoga selalu bisa menghibur masyarakat dengan ciri khas sendiri, karena bagi saya membuat orang bahagia itu besar pahalanya. Untuk itu, pastinya ssaya selalu blajar dan belajar lagi agar bisa memberikan yang maksimal supaya karya-karya saya selalu bisa diterima di masyarakat,” harap Shanty. (231)