Agus Veron Peduli Semesta Lewat Lagu

AV1

Agus Veron

ADA yang menarik ketika Agus Veron merilis single terbaru ciptaannya sendiri, “Peduli Semesta”. Lagu bertemakan kecintaan terhadap alam ini mulai diperkenalkan beberapa saat sebelum status Gunung Agung di Karangasem dinyatakan dalam kondisi tanggap bencana. Menjadi satu momentum yang tepat untuk menggugah kepedulian tiap orang terhadap alam dan sekitarnya.

“Sudah saatnya kita peduli dan menjaga alam ini…. karena Semesta adalah sahabat kita,,, jangan tanya apa yang Semesta berikan pada kita, tapi tanya apa yang kita berikan kepada Semesta… Semesta bukanlah warisan … melainkan titipan yang harus kita jaga untuk anak cucu kita nanti…. jangan hanya bisa menikmati alam, tapi nggak bisa merawat dan menjaga kelestariannya…” demikian pesan yang diungkapkan penyanyi asal Baluk, Negara ini.

“Lagunya terinspirasi dari fenomena sehari hari. Idenya muncul setelah melihat bencana demi bencana yang terjadi di berbagai belahan dunia, khususnya Indonesia,  dan terlebih lagi Bali. Beberapa bulan lalu terjadi tanah longsor yang mengakibatkan jembatan di Petang, Badung amblas. Di  Gitgit juga longsor, begitu pula Karangasem dan Songan, Kintamani longsor. Itu yang menginspirasi saya untuk menggarap lagu ini. Semoga bisa mengetuk hati setiap insan agar peduli terhadap alam ini,” jelas Agus kepada mybalimusic.com

Kini setelah “Peduli Semesta” mulai diperdengarkan dalam berbagai kesempatan, video klipnya juga sudah online di media sosial, penyanyi bernama lengkap I Gede Agus Adi Saputra, S.Pd.,M.Pd masih menyimpan banyak rencana. Keinginannya, dapat menyerukan dan mempromosikan lagu ini lebih luas lagi baik melalui radio, TV, dan media sosial, sehingga makin banyak nantinya orang yang terketuk hatinya untuk peduli dengan alam.

“Banyak orang yang hanya menyalahkan semesta saja tanpa pernah berpikir bahwa semua terjadi akibat ulah manusia, akibat rakusnya  manusia untuk mempertahankan hidup dengan menghalalkan segala cara tanpa memikirkan dampaknya bagi semesta. Mereka cenderung hanya bisa memanfaatkan semesta ini tapi lupa untuk melestarikan dan menjaganya,” keluh penyanyi yang juga menjadi tenaga pengajar di Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) IKIP PGRI Bali ini.

Agus Veron mulai intens menggeluti musik sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Layaknya remaja lain yang gemar bermusik, pria kelahiran 1987 ini pernah tergabung dalam satu band, meski menurutnya hanya band asal-asalan.

Kini bermusik, tepatnya menyanyi sambil bermain gitar sendiri menjadi kesibukan lain Agus di samping sebagai dosen. Untuk menyalurkan gairah bermusiknya, ia juga mengisi beberapa pertunjukan regular di sejumlah tempat hiburan di seputaran Kuta, Seminyak, dan Denpasar. Selain itu sejak empat tahun silam ia juga rajin menggarap lagu sendiri, bahkan sudah merekam dan merilis beberapa di antaranya seperti “Jangan Menangis Malam Ini”, “Hari yang Sepi”, “Semangat Jembrama”, dan “Indahnya Bersama”.

Ketika ditanya apakah tidak ada niat sekalian menggarap satu album atau setidaknya mini album, Agus hanya tertawa kecil. “Saya keluarin satu-satu dulu. Mungkin nanti kalau sudah ada 10, baru saya rangkum ke dalam satu album,” demikian Agus. (231)

AV3