Pramusti Award; Apresiasi untuk Insan Lagu Pop Bali

Malam Apresiasi Musik Bali, salah satu ajang penghargaan bagi insan lagu Bali. Kali ini giliran Pramusti Bali yang akan menggelar acara serupa, Agustus mendatang.

Malam Apresiasi Musik Bali, salah satu ajang penghargaan bagi insan lagu Bali. Kali ini giliran Pramusti Bali yang akan menggelar acara serupa, Agustus mendatang.

SETELAH sekian lama tidak ada ajang apresiasi atau penghargaan untuk insan musik di Bali, khususnya untuk lagu berbahasa Bali, dalam waktu dekat akan muncul Pramusti Award. Menilik namanya, jelas penghargaan ini digagas dan diselanggarakan oleh Persatuan Artis Musisi, Pencipta Lagu, dan Insan Seni Musik (Pramusti) Bali. “Ya, kami rasa sudah pada tempatnya Pramusti Bali merancang acara seperti ini, selain sebagai bentuk apresiasi juga memacu semangat insan musik pop Bali,” ujar Ngurah Murtana, ketua Pramusti Bali, Rabu (20/7) kemarin.

Sebetulnya, Pramusti Award direncanakan berlangsung Mei lalu, seusai Pramusti Bali Fun Bike. Namun karena kesibukan mempersiapkan gelaran drama musikal di ajang PKB ke-33, sekaligus untuk lebih memantapkan konsep, akhirnya acara dimundur beberapa bulan. Kali ini, Pramusti Award digadang-gadang akan berlangsung akhir Agustus 2011, berbarengan dengan event Pameran Pembangunan Bali di Taman Budaya, Denpasar.

Rahman menjelaskan, Pramusti Award akan memberikan penghargaan kepada insan lagu berbahasa Bali, baik untuk kategori populer maupun terbaik. Di antaranya penyanyi terbaik (pria dan wanita), grup band terbaik, lagu terbaik, album terbaik, penata musik terbaik, video klip terbaik, juga penyanyi dan lagu terpopuler. Saat ini, panitia sudah mulai mensosialisasikan kepada insan lagu berbahasa Bali yang sudah mengeluarkan album rekaman untuk mendaftarkan karya mereka ke Pramusti Bali untuk diikutsertakan ke dalam penilaian. Untuk Pramusti Award 2011, penilaian akan mencakup keseluruhan album rekaman (baik dalam bentuk kaset maupun CD) yang dirilis dalam kurun waktu Januari 2010 s.d. Juni 2011.Mengenai konsep acara apakah akan digelar untuk undangan dari kalangan artris dan musisi saja, atau bakal dibuka untuk penonton dari masyarakat umum, menurut Rahman masih akan digodok lebih lanjut. Yang jelas ia berharap pendaftaran dan pendataan peserta sudah bisa kelar minggu pertama Agustus nanti,. Pramusti Award melanjutkan acara penghargaan serupa yang pernah digelar, sejak Gita DenPost Award (terakhir digelar 2007), Radar Bali Music Award, dan Malam Apresiasi Musik Bali (yang juga melibatkan komunitas musik indie Bali ke dalam penilaiannya). ***