Rekaman Sendiri, Publikasi di Media Sosial

Acek1

De Acek

SEPERTI kata pepatah, banyak jalan menuju Roma. Ada banyak cara untuk berkarya dan mempublikasikannya kepada publik. Terlebih lagi di tengah kemajuan teknologi komunikasi saat ini. Seperti yang dilakukan De Acek, yang menyanyi dan mempublikasikannya karyanya melalui media sosial. Sejumlah lagu berbahasa Bali telah ia rekam sendiri, dan dipublikasikan melalui media internet serta media sosial lain. Sebut misalnya lagu “Sing Kuat”, “Tukang Servis” dan “Ngutang Sanggah”. Saat ini ia juga tengah menyiapkan satu lagu baru, “Amor Ring Acintya”.

“Memang responsnya ada yang positif ada juga yang nyinyir dan cenderung negatif. Tapi saya anggap ini sebagai masukan untuk melakukan yang lebih baik lagi,” ujar De Acek kepada mybalimusic.com.

Penyanyi kelahiran 15 Mei 1992 ini melakukan semua proses mulai dari pembuatan lagu hingga merekamnya secara swadaya dengan menggunakan perangkat lunak musik digital di computer. Bisa dibilang “borongan”, mulai dari pembuatan lirik, mengisi instrumen bass, gitar, drum, keyboard, hingga menyanyi, dilakukan di “studio” pribadi yang diberi nama Gedong Sunari Recording Studio.

“Meski dengan keterbatasan alat rekaman kurang bagus, kualitas rekamannya yang ada mengatakan hancur terutama pada vokal, sekalipun itu tak menghentikan niat saya untuk berkarya,” jelas pemuda asal Nusa Penida ini.

Pria bernama asli I Made Pasek Pariasa ini mulai tertarik dengan musik khususnya lagu pop Bali sejak kelas II SMP. Menginjak bangku SMA, ia mulai mencoba membikin lagu sendiri dengan dukungan alat gitar bolong serta merekamnya secara amatir menggunakan tape recorder. Keinginannya, turut berpatisipasi dalam meramaikan musik di Bali agar lebih berwarna lagi. “Keinginan saya agar dapat terus berkarya sampai saya tidak bisa membuat karya atau merekam lagu lagi,” tekadnya.

De Acek berharap dengan kegigihannya “bergerilya”, ke depan makin banyak yang tahu karyanya, hingga ada kesempatan untuk turut meramaikan panggung musik pop Bali secara lebih luas lagi. Tentunya ia juga berharap kelak dapat meningkatkan sarana dan prasarana untuk menghasilkan rekaman yang lebih baik lagi. (231)