Ketika Bayu Takur Bertemu “Bojog Meenci”

Bayu ThakurAKHIR bulan Agustus ini tampaknya menjadi momen baik bagi sejumlah musisi dan penyanyi untuk memperkenalkan karya mereka. Salah satunya penyanyi lagu pop Bali, Bayu Takur, yang siap dengan satu single berjudul “Bojog Meenci”. Disimak dari judulnya saja, lagu ini mengandung kiasan. Tapi apakah pilihan Bayu kali ini mengikuti sukses besar lagu berjudul serupa dari penyanyi lain sebelumnya?

“Hahaha ,,, nggak lah, ini beda. Kalau dari pemaparan penciptnya, Pranajaya, bojog meenci mengibaratkan seorang perempuan yang dulunya sangat lugu, tapi akhirnya menjadi sombong dan suka gonta-ganti pasangan,” jelas Bayu kepada mybalimusic.com

Dikatakan, single ini menjadi bagian dari album baru Tri Puspa, yang akan diedarkan Oktober mendatang. Jadi, lagu ini semacam perkenalan sekaligus pemanasan. Tentunya, Bayu sendiri berharap lagu ini bisa menghibur pendengar lagu pop Bali. “Karena saya berprinsip, menghibur itu bagian dari karma baik,” kilah penyanyi kelahiran Bondalem, Buleleng ini sembari tertawa.

Bayu mengelak ketika dikatakan tak mau kalah, mendahului publikasi lagu sendiri sebelum album sang istri, Tri Puspa kelar. Menurutnya, tak ada masalah saing-menyaingi, malah saling mendukung satu sama lain. “Saya menyanyi biar tetap eksis saja, karena memang hobi menyanyi,” katanya lagi.

Penyanyi bernama asli Gede Bayudara ini mengawali kiprah di dunia musik dengan mendukung rekaman album Dara n Band tahun 2006. Cukup lama vakum, belakangan ia malah membentuk Trio Takur yang dikenal dengan lagu-lagu kocak seperti “Takut Kurenan”, “Sing Nyambung” dan “Ping Ping Ping” bersama dua penyanyi pop Bali lainnya, Ngurah Panji dan Gus Rajes. Selain itu Bayu juga sempat mendukung rekaman album kompilasi Hartapro dengan lagu “Nembak Janda Muda” dan duet bersama sang istri, Tri Puspa, untuk lagu “Jaja Klepon”. (231)