Dari Jeroan Hati ke Pecalang Tresna

Ayu W

Ayu Waden dan Panji Kuning

SETAHUN silam, penyanyi pop Bali kenamaan Panji Kuning menandai kembalinya ke dunia rekaman dengan duet bersama Ayu Waden untuk lagu “Jeroan Hati”. Lagu yang terdapat di album “Nagih ATM” itu mendapat sambutan cukup bagus di kalangan penikmat lagu pop Bali. Tak heran kalau kemudian Ayu dan Panji kembali duet, kali ini menawarkan satu lagu berjudul “Pecalang Tresna”.

Bedanya jika untuk lagu terdahulu ada di album Ayu Waden sendiri, kali ini mereka hanya merilis single, yang terangkum di album kompilasi berjudul sama, “Pecalang Tresna”. Album yang juga didukung sejumlah penyanyi pendatang baru seperti Tastrawika, Rik Sanjiwani dan Gung Deden ini diluncurkan secara resmi Jumat (19/5) lalu.

Sejatinya lagu “Pecalang Tresna” yang diluncurkan bukanlah lagu yang terbilang baru sekali atau belum dikenal penggemar lagu pop Bali. Jauh sebelumnya lagu ini sudah mulai diperkenalkan melalui media sosial dan media berbagai online, termasuk diputar di sejumlah stasiun radio lokal. Namun demikian lagu ini baru dirilis secara resmi di bawah bendera AW Production di akhir Mei ini.

Selain “Pecalang Tresna”, Ayu Waden dan Panji Kuning juga menyodorkan satu lagu duet baru lainnya, “Pejatu Tresna”. “Kedua lagu ini begitu saya nikmati, dari liriknya yang menceritakan ungkapan cinta yang univerasal. Kata pecalang dalam lagu ini diungkapkan sebagai penjaga hati, di mana secara konsepnya, pecalang mengamankan dan mengajegkan Bali,” jelas Ayu.

Mengenai upaya memasarkan lebih luas karyanya,  Ayu Waden mengaku sadar kalau merilis album saat ini cukup berisiko jika dihitung secara ekonomis, mengingat minat untuk membeli karya rekaman asli saat ini terbilang rendah. Namun demikian ia tak ingin kreativitasnya terhenti lantaran masalah penjualan. Untuk itulah upaya promosi sudah dipersiapkan, termasuk pemasaran secara door to door dengan dukungan penggemar serta relasi.

“Saya optimis untuk tetap berkarya, dibantu rekan-rekan di AW Pro dan relasi bisnis lainnya, saya dan artis AW Pro lainnya saling bantu penjualan. Juga sinergi dengan media, baik media cetak dan elektronik,” tandas penyanyi asal Kuta ini. (231)