“Jadwal Bersenang-senang” The Bodhi Makin Padat

BodhiSETELAH merilis album “Morning of The World” beberapa awal Februari lalu, grup band The Bodhi kini lebih sering tampil di depan publik. Selain diundang mengisi sejumlah acara, merekapun tak segan untuk tampil meramaikan beberapa kegiatan sosial.

“Iya, April dan Mei ini memang semakin padat jadwal bersenang-senang,” ujar Bobi kepada mybalimusic.com.

Dalam waktu dekat, The Bodhi akan mengisi acara sosial untuk pembangunan pura Tirta Wening di Banyuwangi. Sebelumnya mereka tampil di beragam acara seperti car freeday, Crystal Bay Sunset Reggae, Penarukan Festival. Bulan depan, The bodhi juga akan tampil di acara tahunan Bali Blues Festival, tanggal 27 mei 2017.

Diakui, sejak memperkenalkan karya mereka secara luas ke masyarakat, respons penikmat musik sangat positif. Ini pula yang membuat The Bodhi dengan senang hati tampil di mana saja. Menurut Boby, ia dan kawan-kawan berbagi bahagia ke ranah apa saja yang positif dan baru. Entah itu acara sosial, spiritual, tradisi dan budaya bisa dijangkau semasih tetap di jalur musik dengan karya mereka sendiri.

“Semoga karyanya semakin bisa dinikmati dan pesannya bisa diterima. Intinya karya The Bodhi untuk berbagi rasa cinta, damai dalam harmoni keragaman melalui alunan musik. Mari sebarkan rasa cinta, berbagi warna bersama-sama dan damaikan dunia,” demikian Bobi.

Sejak awal dicetuskan, The Bodhi yang didukung Bobi (vokal), Acik (bass), Gus Kobar (gitar), dan Cetu (drum) memutuskan reggae sebagai jalur mereka dalam berkarya. Terlebih lagi musik ini seperti sudah menjadi jiwa para personelnya. Meskipun demikian grup ini sendiri lebih cenderung mengambil dan menguatkan diri pada root-nya reggae. (231)