“Adinda”, Metamorfosa Ivan Antoni

Ivan5
Ivan Antoni

BUAH jatuh memang tak jauh dari pohonnya. Sejak kecil, Ivan Antoni sudah mengikuti jejak sang ayah, D’Antoni, penyanyi lagu Bali. Dukungan kuat dari kedua orangtua memuluskan jalan Ivan dalam bermusik, bahkan sejak kelas II SD sudah rekaman sejumlah lagu, hingga saat kelas VI SD mulai membentuk grup band anak-anak dengan nama CKG (Cucun Kak Gede). Sempat rekaman juga, dengan hits “Jagoan PS”.

Kini dari anak-anak, Ivan sudah bermetamorfosa menjadi penyanyi remaja potensial. Dukungan dari sang ayah juga masih tetap kuat, hingga muncullah rekaman terbaru Ivan, single berjudul “Adinda” yang dirilis sejak 4 April lalu. Melihat semangat sang anak, D’Antoni merasa lega. “Sebagai  orangtua saya hanya bisa berharap Ivan memang betul betul suka sama musik atau nyanyi. Syukur di usia menjelang 17 tahun  ia masih mau aktif menyanyi. Target sesungguhnya kelak setelah besar nanti dia bisa jadi penyanyi professional,” harap D’Antoni.

Lagu “Adinda” yang diciptakan Gus Nok secara khusus dipesan oleh D’Antoni yang juga bertindak sebagai produser di bawah label Legend Pro, mengingat usia Ivan sudah mulai remaja. Tentunya kini ia membutuhkan lagu yang lebih sesuai dengan usianya seperti lagu bertemakan jatuh cinta, cinta monyet atau tema lain sesuai usianya. Lagu garapan Gus Nok yang berkisah tentang kesan pada pandangan pertama dipoles lagi hingga jadilah lagi “Adinda”.

Kemampuan menyanyi Ivan sendiri, kiranya tak diragukan lagi. Sejak kecil, ia sudah dibiasakan mengasah kemampuan dalam olah vokal melalui berbagai ajang kompetisi baik menyanyi solo maupun festival band.

Jika hingga saat ini Ivan masih “setia” membawakan lagu berbahasa Bali, kiranya juga tak lepas dari arahan D’Antoni. Meskipun tak menutup kemungkinan satu saat ia juga menyanyikan lagu berbahasa Indonesia. “Sementara biar lagu berbahasa Bali dulu. Kalau memang memungkinkan nanti bisa juga ke jenjang nasional,” harap D’Antoni. (231)

Ivan3
Ivan Antoni dalam video klip lagu “Adinda”

About the author