Setelah “Cuma Beli”, Siapkan Album Akustik

Nawakara

Nawakara saat tampil di salah satu stasiun televisi lokal Bali

KARENA memang suka bermusik dan cinta lagu berbahasa Bali. Itulah yang menjadi alasan Nawakara Band tetap semangat berkarya di tengah kesibukan masing-masing personel. Belum lama ini, mereka kembali memperkenalkan satu garapan baru. Satu video klip untuk single berjudul “Cuma Beli” dirilis ke public dan sudah pula bisa disaksikan melalui saluran Youtube.

“Lagunya menceritakan tentang kesabaran seorang lelaki menghadapi pasangannya. Meski berulang kali dikhianati, disakiti tapi tetap bertahan demi janji dan cintanya,” jelas Micky, vokalis Nawakara kepada mybalimusic.com.

Rilis video klip “Cuma Beli” juga menjadi semacam ‘pemanasan’ bagi Nawakara sebelum bersiap-siap untuk rencana penggarapan album ke-3. “Iya, untuk ke depan kami membuat album ketiga yang rencananya mau mengambil konsep akustik untuk semua lagu. Kalau aktivitas saat ini masih ngamen keliling Bali, mengisi berbagai acara baik kecil maupun besar,” tambah Micky.

Ditambahkan, salah satu alasan berencana menggarap album akustik tak lepas dari aktivitas Nawakara yang cukup sering tampil live di banjar-banjar dengan format akustik. Selain lebih soft juga enak didengar oleh semua kalangan, tidak hanya kalangan anak muda tapi juga anak-anak dan orangtua.

“Belakangan kami memang lebih sering ngambil job di banjar-banjar, biar lebih dekat dengan penikmat musik kami,” demikian Micky.

Saat ini Nawakara didukung formasi baru, Micky (vokal, gitar ritem), Wick (bass), Eka (gitar melodi), dan Aris (drum). Grup ini mulai meramaikan blantika musik pop Bali sejak 1 September 2013. Awalnya mengambil aliran rock alternatif, kini mereka lebih cenderung bermain di jalur pop rock. Album perdana mereka “Sakit Hati” dirilis April 2014, disusul album kedua “Jangan Menyerah” Juli 2016. Untuk memudahkan aktivitas, Nawakara memiliki dua basecamp, di Banjar Semana, Mambal, dan di Banjar Sigaran, Mekarbhuana, Abiansemal. (231)