“Used To Be”, Batu Loncatan RTR ke Album Baru

RTR2

Remember The Rain, dari kiri ke kanan : Dedy, Ade, Didit

TIGA tahun setelah merilis mini album “Diam, Dengar, Rasakan” akhir 2014, Remember The Rain (RTR) kembali berkarya. Band rock alternative Bali ini menandai kiprah mereka dengan merilis single berjudul “Used To Be”. Semula lagu ini rencananya ini dirilis bulan Januari, namun karena satu dan lain hal akhirnya diputuskan keluar

Menurut Dedy, gitaris RTR, single yang diharapkan bisa menjadi pemicu karya-karya berikutnya ini bukan garapan sekali jadi. Terlebih dalam kurun tiga tahun ini RTR telah mengalami banyak tempaan, percobaan dan eksperimen. Bahkan lagu ini pula yang mengantarkan RTR lolos seleksi Soundrenaline 2015 dan berkesempatan manggung di perhelatan musik akbar tersebut.

Dijelaskan, “Used To Be” yang dirilis sekarang tentu saja berbeda karena setelah mendapat berbagai sentuhan, kini menjadi lagu yang “dewasa”, tidak cengeng dan bukan seperti lagu kebanyakan yang meniru selera pasar. Begitu pun lagu ini dirasakan sebagai letupan kecil untuk menghasilkan letupan yang lebih besar. Letupan yang dimaksud tentu saja album perdana RTR yang masih dalam proses penggarapan.

 “Used To Be merupakan  batu loncatan, atau pemanasan bagi Remember The Rain untuk bersiap-siap dalam pembuatan album yang akan kamj rilis pertengahan tahun ini,” jelas Dedy bersemangat.

Dedy berharap single ini dapat menemukan pendengarnya dengan baik, juga sebagai varian bentuk musik yang berbeda dalam rangka meramaikan kancah industri musik di Bali ataupun di luar Bali. Lagu ini pun sudah bisa diunduh dengar melalui laman www.soundcloud.com/remembertherain.

Remember The Rain terbentuk penghujung 2013. Band ini digawangi Ade Perdana W (vokal), Komang Dedy Kurniawan (gitar) dan Putu Dita Indra Pratama Kader (drum). Dengan kecintaan musik dan pengalaman bermusik yang bervariasi RTR hadir dengan template musik yang tidak mengikuti selera pasar Sebelumnya, Dedy dan Didit pernah main bersama di Artmosptphere, dan Ade pernah memperkuat grup Cap Kera.

Nama Remember The Rain dicetuskan oleh Dedy kemudian di sepakati  oleh kedua personel lainnya dengan alasan yang cukup puitis. Karena mereka suka hujan dengan aroma patrichornya,  denting hujan yang bersahutan menyentuh genting, dan hujan memberikan waktu untuk merenung lebih dalam, membawa  penikmatnya terlena dalam-dalam. (231/*)