Nyamo Band Usung Rasa Persaudaraan

Nyamo 1

Nyamo Band

DUA tahun setelah terbentuk, tercapai juga keinginan Nyamo Band untuk mempunyai album rekaman sendiri. Belum lama, “Ulian Rasa Cinta”, album pertama band lagu berbahasa Bali ini dirilis. Meski demikian single “Ulian Rasa Cinta” sendiri sudah mulai diperkenalkan ke public sekitar 10 bulan silam melalui video klip di media sosial. “Sekarang kami tengah bersiap mengeluarkan video klip kedua Punyah Sing Ngae Benyah,” ujar Dex Copcus, vokalis grup ini kepada mybalimusic.com.

Selain dua lagu yang telah disebutkan, album Nyamo Band juga memuat enam lagu lainnya, “Tetap Setia (Bidadari)”, “Jomblo Happy”, “Jatuh Cinta”, “Menanti Adi”, “Tanpa Iluh”, dan “Ngalin Malunan”. Menurut Dek Copcus, grup ini sengaja memakai nama Nyamo Band karena ingin mengusung rasa menyama atau persaudaraan, baik antarpersonel maupun antara band dengan penikmat musik mereka. Prinsip yang selalu didengungkan grup yang berbasis di banjar pengubengan kauh , kerobokan Kelod ini, bagaimana pun dalam hidup kita harus punya  dan selalu menumbuhkan rasa persaudaraan atau istilahnya “menyamo”.

Dibentuk sejak 28 Oktober 2014, Nyamo Band didukung personel Dex Copcus (vokal), Dede (bass), D’garo (gitar), dan Agus (drum). Sedari awal dibentuk, sekumpulan anak muda yang memang sama-sama suka musik ini memutuskan untuk membawakan lagu berbahasa Bali. “Alasannya sederhana saja, ya … karena  kami suka dan cinta lagu Bali.  Kami mencintai daerah kami dan untuk itu kami turut melestarikan lagu Bali. Di samping itu ada kebanggaan  tersendiri bisa membawakan, menyanyikan lagu Bali,” jelas Dex Copcus.

Diakui, keberadaan Nyamo Band tak jauh berbeda dengan band lagu berbahasa Bali kebanyakan. Namun demikian Nyamo Band terus berusaha mencari dan memunculkan ciri khas, baik dari katakter vokal maupun pilihan musik yang lebih mengarah ke slow rock.  Meskipun terbilang baru, sejak rilis single “Ulian Rasa Cinta”, banyak respon  positif  yang muncul, dan tak sedikit yang mulai hafal dengan lagu ini. Hal inilah yang makin membesarkan semangat band ini. Sekalipun untuk urusan ngumpul, latihan, dan manggung, mereka harus pintar-pintar mengatur waktu lantaran personelnya yang berasal dari beragam latar, ada yang sudah bekerja ,  ada yang masih kuliah, bahkan ada yang masih duduk di bangku SMP.

“Sekarang kami fokus untuk mempromosikan materi lagu dari album pertama kami dulu,” demikian Dex Copcus. *231

Nyamo 2