Melalui Pertempuran Hati, Airplane Bangkit Kembali

Airp

Band Airplane

AIRPLANE? Pesawat terbang? Jangan keliru, nama yang satu ini tak ada kaitannya dengan dunia penerbangan, atau usaha biro perjalanan. Ini adalah satu nama band indie Bali yang tengah mempersiapkan kebangkitan kembali mereka. Bangkit lagi? Ya. Airplane sempat mewarnai scene musik indie di Bali periode 2007-2008. Mengusung musik pop yang dekat dengan anak muda, grup ini sempat merilis self titled album “Airplane” dalam format CD. Namun karena satu dan lain hal, grup ini diam-diam “menghilang” dan nyaris tak terdengar lagi kiprahnya.

Maka jadi satu kejutan ketika tiba-tiba Rabu (12/10) ini Airplane muncul lagi dan langsung memperkenalkan single terbaru “Pertempuran Hati”. Single ini pun mulai mengudara di sejumlah stasiun radio di Jawa dan Bali. Masih seputar masalah cinta, “Pertempuran Hati” menggambarkan perasaan hati seseorang yang begitu kalut dan rumit, lantaran ada cinta yang lain hadir saat hati sudah ada yang memiliki. “Pertempuran Hati judul yang benar-benar tepat menggambarkan kisah lagu ini, di mana hati benar-benar bertempur, cinta mana yang harus dipilih,” ujar Gheyan, gitaris grup ini kepada mybalimusic.com.

Dikatakan, single “Pertempuran Hati” menjadi langkah awal untuk persiapan kembalinya kiprah Airplane setelah 7 tahun lebih tak terdengar kiprahnya. Single ini juga akan menjadi salah satu unggulan di album baru Airplane yang digadang-gadang akan rilis pengujung tahun, sekaligus penanda 9 tahun keberadaan grup ini. Meskipun cukup lama vakum, Gheyan mengaku kini punya semangat baru untuk berkarya kembali.

“Alasan mendasar yang kuat mendorong kami untuk muncul lagi, darah seni yang sudah tidak bisa dibendung lagi, selain support dari passanger (sebutan untuk penggemar Airplane)yang kangen dengan karya kami,” jelasnya.

Hal lainnya, saat ini Airplane muncul dengan formasi baru. Selain tiga personel lama, Wima (vokal), Jon Gheyan (gitar), dan Dikka (piano), diperkuat dua personel baru, Rama (drum) dan Josh (bass). Josh sendiri adalah putra bungsu Jimmy Silaa, musisi yang juga penata rekaman lagu pop Bali kenamaan. Gheyan berharap dengan formasi baru ini, semua personel memiliki visi yang sama, mengutamakan karya dan kualitas dalam berkarya. “Bila akhirnya nanti Airplane menemukan eksistensi di kancah musik, itu bonus bagi kami,” katanya sembari berharap ke depan Airplane bisa lebih melebarkan sayap ke tingkat nasional.

Airplane mulai berkiprah di dunia musik sejak 2007. Awalnya, grup ini didukung vokalis Riyan, bahkan sudah menyelesaikan rekaman pertama “Airplane”. Namun sebelum album diluncurkan, Riyan harus hengkang karena bersama grup Kananlima memenangkan kompetisi nasional mewakili Bali. Namun “insiden” ini tidak menyurutkan semangat Airplane untuk segera merekrut Wima sebagai vokalis. Baru di album II yang akan dirilis akhir tahun ini, seluruh lagu Airplane menggunakan vokal Wima. (231)