Ikut “PeterPan”, Pengalaman Luar Biasa Diah

Diah2

Diah (depan baju biru muda) bersama pendukung pentas musikal “PeterPan”

PERTUNJUKAN musikal “PeterPan” yang digelar Staccato Bali di gedung pertemuan Bhumiku, Denpasar, Sabtu (1/10) tak urung menghibur sekaligus memuaskan ratusan penonton. Selain tokoh utama PeterPan, yang banyak mendapat tepuk tangan meriah salah satunya sosok Wendy yang diperankan Kadek Diah Permata Sutanegara. Selain kebisaan dalam berakting, tentu saja itu karena olah vokalnya yang memang memikat, setidaknya untuk remaja putri seumuran dia.

“Ikut serta dalam acara pementasan kemarin tentu senang sekali, di samping dapat pengalaman luar biasa, saya juga bisa dapat teman-teman yang memiliki tujuan hampir sama. Walaupun sempat capek juga karena sering bertabrakan dengan jadwal sekolah, saya tetap enjoy ikut acara ini,” kesannya.

Ini kali kedua Diah mendukung pementasan musikal setelah setahun silam juga mendukung Soundwave in Paradise 2015 yang mementaskan Broadway Musical. Namun untuk peran kali ini sebagai Wendy, Diah mengaku lain lagi kesannya, karena sosok Wendy bisa dibilang mirip-mirip dengan karakternya sehari-hari. “Kesulitannya ya karena dialog dalam bahasa Inggris, saya harus benar-benar paham bagaimana alur cerita dan apa saja poin-poin penting dalam alur itu yang tidak boleh dilupakan,” tutur Diah kepada mybalimusic.com usai pementasan.

Lebih dari itu, tentu saja remaja yang kerap menjajal kemampuan menyanyi dengan mengikjuti beragam kompetisi ini harus bisa menjalankan dua aktivitas dengan baik sekaligus, berakting dan menyanyi. Tak hanya itu, ada koreografi yang harus diikuti, pun blocking panggung harus diingat. Namun demikian jerih payahnya latihan berhari-hari tidak sia-sia. Bahkan usai pertunjukan banyak penonton terutama anak-anak yang memburunya ke belakang panggung untuk sekadar bersalaman dan foto bersama.

Jika Diah rela bersusah payah ikut beragam kegiatan yang mengasah kemampuannya dalam olah vokal, menurutnya tentu karena ada sesuatu yang ingin dikejar. “Mencari prestasi itu sudah pasti, tapi mendapatkan pengalaman yang tidak semua orang bisa dapatkan, itu yang memang sangat Diah inginkan. Apalagi pertunjukan drama musikal seperti PeterPan lalu sangat langka ada di Bali. Jadi Diah memang benar-benar bersyukur dapat ikut serta dalam acara,” kesan dara kelahiran 28 Mei 2001 ini.

Mulai suka menyanyi sejak kecil namun baru serius les vokal sejak umur 11, Diah mengaku tentu saja masih banyak keinginan dalam dunia tarik suara yang hendak diwujudkan. Walau sudah cukup banyak “turun gunung” menjajal kemampuan di berbagai lomba, ia mengaku prestasti di  dunia tarik suara masih banyak yang belum tercapai. Beruntung, aktivitasnya di bidang ini mendapat dukungan penuh dari keluarga terutama kedua orangtuanya. (231)

Diah3

Diah di bersama PeterPan dan dua adiknya dari keluarga Darling