Jalan Panjang Man Dan di Lagu Pop Bali

MD

Mang Dan

MEWUJUDKAN impian menjadi seorang penyanyi, bukanlah perkara mudah. Setidaknya ini dialami Mang Dan, penyanyi lagu pop Bali yang melewati  perjalanan panjang dan cukup berliku untuk bisa memiliki rekaman sendiri. Mulai menggemari lagu pop Bali sejak masih di bangku SMA lebih dari 10 tahun silam, baru dua tahun ini ia bisa mewujudkan impian.

Sebetulnya dunia seni bukan hal baru bagi pria asal Buleleng ini. Terlahir dari orangtua yang menggeluti seni kekawin dan makidung, sejak kecil Mang Dan sudah menunjukkan bakat seni. Tak hanya terhadap olah vokal, namun juga seni tari. Tak heran, saat masih SMA, ia sudah aktif sebagai penata tari, koreografer. Ia pun sempat terlibat penggarapan koreografi penari latar untuk penyanyi nasional yang pentas di Bali seperti Krisdayanti dan alm. Chrisye.

Sembari menekuni dunia tari inilah, Mang Dan terus mengikuti perkembangan lagu pop Bali. Hingga ia pun sempat mencoba peruntungan dengan mengikuti ajang pencarian bakat di televisi local. Meskipun belum beruntung meraih juara, tak mengecilkan semangatnya. Menariknya, saat pindah ke Denpasar untuk melanjutkan pendidikan malah memilih bidang pariwisata, hingga kemudian mulai bekerja di salah satu hotel di Kuta.

“Cukup panjang juga jalannya, bahkan sempat pula di awal-awal ingin rekaman, saya punya pengalaman tak enak. Rekaman saya tak kunjung jadi apalagi dirilis. Karenanya setelah mendengar cerita dan berbagi dengan teman-teman lain termasuk penyanyi senior seperti Yan Mus, saya mencoba untuk mengurus sendiri rekaman. Hingga akhirnya muncul album Bajang Truna di tahun 2014,” cerita Mang Dan.

Pengalaman  rekaman pertama tersebut berlanjut dengan karya Mang Dan lainnya, album kompilasi bersama Yan Kals dan kawan-kawan. Merasa masih banyak kekurangan, ia pun kemudian mencoba ikut ajang pencarian bakat HartaPro Idol. Dari sinilah ia kemudian ia kenal dengan Dek Artha, pencipta  lagu juga penata musik yang memberinya banyak masukan. “Sekarang saya masih menyiapkan rekaman baru, ditangani Dek Artha,” katanya.

Sebelumnya, Mang Dan sudah banyak memperkenalkan lagu-lagunya melalui video klip di media sosial dan rekaman VCD seperti “Sabar-sabar Sayang”, “Anggona Selingan”, “Cintamu”, “Tresna Mengkeb”, “Love in Bali”, “Janji Tresna”, “Kangen”, “Bawang Kesuna”, dan “Makenta”. “Ada satu lagu baru yang sudah jadi dan saya buatkan sendiri video klipnya, judulnya Odah Gaul. Cuma belum saya keluarkan,” jelas Mang Dan.

Menurut pria bernama asli Komang Suardana ini, aktivitas menyanyi dan rekaman dilakoninya di tengah-tengah aktivitasnya sebagai karyawan hotel. Rata-rata lagu yang dinyanyikan adalah ciptaannya sendiri. Sesekali ia juga masih menari, terutama dalam acara-acara yang digelar di hotel.  Meskipun panjang dan berliku jalan yang dilalui, Mang Dan masih tetap semangat untuk menyalurkan hobinya menyanyi sekaligus menjadikan aktivitasnya di dunia hiburan untuk menambah pergaulan dan mencari teman sebanyak-banyaknya. (231)