Lagi, Ubud dan Musik Jazz

UVJFKALAU bicara soal Bali dan musik jazz, kiranya tak bisa tidak menyebut Ubud Village Jazz Festival (UVJF). Ya, acara yang digagas Antida Music Production sejak 2013 ini kian mengukuhkan diri sebagai salah satu gelaran musik jazz di Tanah Air yang pantas diperhitungkan. Salah satunya karena konsistensi penyelenggara untuk menampilkan bagaimana musik jazz yang sesungguhnya. Ajang ini juga menjadi wadah bagi musisi jazz dalam dan luar negeri untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Selain itu tentu saja pilihan tempat acara di “desa wisata internasional” Ubud, di mana UVJF menjadikan areal Agung Rai Museum of Art (ARMA) menjadi kian kental dengan nuansa alam dan pedesaan. UVJF yang akan berlangsung 12-13 Agustus mendatang ini mengusung tema “Embracing Uniquiness and Tolerance”. Deretan musisi yang akan tampil di antaranya Peter Bernstein, Sandy Winarta, Bali Gypsy Fire, Mia Samira, Margie Segers, Reuben Rogers (Amerika), Angin Asia (Jepang), East West European Jazz Ensamble Feat. Gregory Gaynair (Jerman), Energetic Zen Quartet (Australia), Ian Scionti Trio (Spanyol), Joyce Jazz Quintet (Indonesia), Julian Banks (Australia), Nita Aartsen & Jean Sebastien, Oele Pattiselano, Salamander Big Band, dan Youn Woo Park Trio (Korea Selatan). (231)