Ayu Wiryastuti : Bangga dan “Cemburu” dengan Suami

Ayu1

Ayu Wiryastuti bersama sang suami, Dek Artha

PUNYA suami seorang musisi, penata rekaman, di satu sisi memang enak dan menyenangkan. Apalagi suami adalah arranger ternama, tentunya membanggakan. Namun demikian kadang ada juga muncul rasa “cemburu”. Inilah yang dialami Ayu Wiryastuti, penyanyi lagu pop Bali yang bersuamikan Dek Artha, penata musik yang banyak menggarap rekaman lagu pop Bali.

“Kesannya punya suami seorang arranger,  yang pertama jelas sangat bangga. Karena banyak penyanyi yang mempercayakan lagunya digarap sama suami saya. Mudah-mudahan karyanya terus bisa dinikmati dan digemari, biar misi payuk jakane,” ujar Ayu sembari tertawa.

Di sisi lain, penyanyi yang mulai muncul di awal 2000-an dengan mendukung album penyanyi lain ini mengaku kadang muncul juga rasa “cemburu”. “Ya… sebenernya sangat-sangat cemburu, apalagi dia sekarang ada tawaran bikinin lagu untuk penyanyi lain. Kadang saya jealous juga, kok lagu bagus-bagus dijual? Mending buat saya saja,” selorohnya.

Meskipun demikian, penyanyi yang sehari-harinya mengajar bahasa Inggris di SD ini mengatakan tentunya ia tidak boleh egois. Karena bagaimanapun juga, memang mata pencaharian sang suami di sana. Istilah Ayu, sama-sama hidup dari music, kalau ia egois, nanti mau makan apa? Yang pasti untuk eksistensi Dek Artha di blantika music pop Bali, Ayu mengatakan sepenuhnya mendukung  dan mengerti.

Saat ini, Ayu Wiryastuti tengah menyiapkan penggarapan album solo ke-3 yang rencananya akan dirilis sendiri di bawah bendera Harta Pro, rumah produksi yang dibentuk sang suami. Sebelumnya, ia sudah menghasilkan album “Boya Kepuasan” (2007) yang dirilis Aneka Record, dan “Urutan Amah Meong” (2013) produksi King’s Music.

Meskipun sudah cukup lama berkecimpung  di blantika music pop Bali, Ayu Wiryastuti enggan disebut penyanyi senior. “Aduh … jangan bilang senior, saya malu. Yang senior itu seperti Sri Dianawati, Dek Ulik. Kalau saya cuman duluan rekaman saja,” kilahnya.

Jika saat ini terus bermunculan penyanyi pendatang baru, Ayu menyatakan tak pernah menganggapnya sebagai saingan. Semuanya adalah teman, orang-orang yang berjasa memajukan lagu pop Bali. Ia malah sangat senang ada banyak pendatang baru di lagu pop Bali, karena itu menunjukkan minat orang terhadap lagu berbahasa Bali makin tinggi. Tentunya itu bagus untuk regenerasi biar lagu Bali tetap eksis. (231)