Dek Ulik Tak Terbayang, Akhirnya Sampai 10 Album

Dek Ulik

Dek Ulik

KETIKA awal mulai terlibat dalam dunia rekaman lagu pop Bali, Dek Ulik hanya mencoba menyalurkan bakatnya dalam dunia tarik suara. Tak terbayang akan menjadi biduanita pop Bali papan atas, pun tak terbayang menghasilkan hingga 10 album rekaman tunggal atau solo. Rasa tak percaya akhirnya mencapai angka 10 itu kuat dirasakan Dek Ulik saat album terbarunya “Dangap-dangap” rampung digarap dan mulai beredar pekan ini.

“Waaahhh…. Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Dulu saya nggak kebayang sampai punya 10 album solo. Rasanya mustahil bisa tetap eksis dan bertahan. Tapi syukur atas anugerah Yang Maha Kuasa, saya masih bisa penggemar lagu Pop Bali. Walaupun sudah punya tiga orang anak,” ujar Dek Ulik kepada mybalimusic.com, Selasa (27/10).

Album “Dangap-dangap” yang masih dirilis di bawah bendera Januadi Record, tak hanya istimewa karena menjadi album ke-10 bagi penyanyi bernama asli Kadek Suastini ini. Di album ini, banyak tokoh andal di kancah musik pop Bali yang turut ambil bagian. Untuk musik misalnya, menjadi makin variatif karena selain digarap Dek Artha, juga melibatkan Ary “Palawara” dan Wiwit Setiawan. Sedangkan untuk lagu, selain Dek Artha juga ada nama Ari Kencana, Tyson, dan Panji Kuning.

Lagu “Dangap-dangap” yang menjadi judul album, merupakan karya Ari Kencana berdasarkan ide dari Kadek “Lolak” Arimbawa, suami Dek Ulik. “Dangap-dangap” itu bahan lawakan bli Lolak pas dulu dia masih aktif ngelawak. Jadi yaa … seperti ngebanyol sama istrinya,” tambah Dek Ulik.

Belasan tahun sudah berkiprah di jalur lagu pop Bali, penyanyi asal Bitra, Gianyar, ini mengaku masih menyimpan satu obsesi yang belum kesampaian. Paling utama, ia masih berharap satu saat bisa duet dengan penyanyi idolanya sejak dulu sebelum terjun ke rekaman, Widi Widiana. Bukan duet di panggung, tapi duet untuk rekaman lagu baru. “Semoga satu saat bisa terwujud,” pungkasnya. *123