Lagi, Krisna Gandeng Bebek Tepi Sawah

Krisna

Nyoman Sumerta dan Gusti Ngurah Anom menggunting rangkaian bunga menandai bergabungnya restauran Bebek Tepi Sawah di Krisna Gallery & Resto,

BAGAIMANA kalau bebek masuk restauran, rumah makan berkelas? Tak terbayang bagaimana kacaunya bebek yang selalu “ribut” dengan suara khasnya, kaki yang kotor, lalu masuk ke tempat penjualan oleh-oleh dan tempat bersantap yang bersih serta berpendingin udara. Tapi yang satu ini, “bebek masuk restauran” malah menjadi satu hal yang istimewa.

“Bebek Tepi Sawah”, salah satu jaringan rumah makan ternama di Bali yang menyajikan menu khas daging bebek, membuka outlet baru di Krisna Gallery & Resto, Jl. Diponegoro, Denpasar.  Ini bukan kali pertama jaringan Krisna Oleh-oleh menggandeng Bebek Tepi Sawah sebagai partner. Sebelumnya, kerja sama serupa telah dilakukan untuk Krisna Kuliner di Tuban, Kuta, sejak tiga tahun silam.

“Di tengah situasi perekonomian yang cenderung melemah dan tak menentu ini, banyak dunia usaha yang bingung. Untunglah Krisna dan Bebek Tepi Sawah masih bisa bernafas dan tetap bisa membuka usaha baru. Satu hal prinsip yang selalu saya pegang juga tiap kali membuka satu usaha, 50 persen dari keuntungan kami sisihkan untuk kegiatan sosial dan amal,” ucap Gusti Ngurah Anom, owner Krisna Holding Company, usai pengguntingan pita menandai bergabungnya Bebek Tepi Sawah di Krisna Gallery & Resto, Kamis (20/8).

Sementara itu Nyoman Sumerta, pemilik jaringan restaurant Bebek Tepi Sawah menjelaskan, pihaknya terus berusaha memperluas jaringan usaha tak hanya di Bali, tapi juga ke berbagai daerah di Indonesia. Selain di Bali, Bebek Tepi Sawah sudah dibuka pula di Jakarta, Makasar, bahkan dalam waktu dekat akan melebarkan sayap ke Singapura. “Tujuan kami bagaimana lebih memperkenalkan lagi kuliner Bali sampai ke mancanegara,” ujarnya.

Dengan demikian di Krisna Gallery & Resto saat ini telah bergabung beberapa rumah makan kenamaan dengan menu khas masing-masing, yakni ayam betutu Men Tempeh, Warung Subak dengan hidangan ikan laut, Kantin 21 dengan pizza open kayu bakar, dan terakhir Bebek Tepi Sawah. “Tidak salah kalau bisa dikatakan Krisna Resto adalah pilihan yang tepat untuk keluarga, nongkrong dengan teman-teman dan rekan kerja. Begitu juga sangat memadai untuk penyelenggaraan berbagai acara mulai dari tempat meeting ber-AC dengan kapasitas 80 orang, atau even gathering, launching produk dan beragam party,” demikian Ayu Saraswati, manajer operasional Krisna. *231