Pertunjukan dan Tata Artistik UVJF Puaskan Penonton

gus1

Penampilan Miles! di UVJF 2015 (foto: Guz Wier)

PENTAS Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2015 telah usai. Selama dua hari, 7-8 Agustus, penikmat musik jazz disuguhi pertunjukan berkelas di Agung Rai Museum & Art (Arma), Ubud. Tiga panggung, Padi stage, Subak stage, dan panggung utama Giri stage secara bergiliran menampilkan beragam musisi dari lokal Bali, nasional, hingga musisi dunia.

Di hari pertama, Jumat (7/8) tampil Underground Jazz Movement, Kirana Big Band, Nita Aartsen, Sylvain Gagnon, Oran Etkin, Dodot & Co, Ito Kurdi & Rio Sidik, Gustu Bramanta Trio, Nial Djuliarso & Laura Brunner, dan Dwiki Dharmawan. Berlanjut kemudian Sabtu (8/8) akan tampil Open Mind Quartet, Alex Lahey, Koko Harsoe, Dian Pratiwi, Dion Janapria, Miles!, Sandy Winarta, Julian Banks, dan Indra Lesmana & Dewa Budjana.

Tak hanya konsep panggung dan pertunjukan, tetapi juga suasana di sekitar areal pentas yang diatur sedemikian rupa untuk menghadirkan nuansa khas village, tak pelak memunculkan kesan tersendiri bagi penonton. Hal ini pun diakui Anom Darsana, salah satu penggagas UVJF.

“UVJF berupaya menghadirkan sebuah festival musik jazz yang sangat berbeda, dan benar adanya, dari segi artistik kita mendapat sambutan penonton yang mengesankan. Semua berjalan dengan lancar, feedback-nya sangat positif,  sehingga menjadikan acara ini sebagai festival yang paling mengesankan di mata penontom yang hadir selama dua hari,” komentar Gung Anom kepada mybalimusic.com.

Penyelenggaraan UVJF yang makin baik dari tahun sebelumnya juga membesarkan semangat Anom  bersama tim UVJF lainnya untuk menjadikan kesempatan ini terus mendorong tampilnya artis-artis muda Indonesia yang berbakat. Menurutnya, inilah yang akan menjadi kunci sukses untuk perkembangan dan kelangsungan musik jazz di Indonesia.

“Harapan saya tentu saja agar bisa terus menjaga festival ini tetap hidup dan berkesinambungan. Ini tak lepas berkat dukungan banyak pihak dari segala sisi, yang membuat saya terharu dengan hasil kerja keras kita bersama. Viva UVJF dan sampai ketemu lagi di tahun 2016,” pungkas Gung Anom. *231

Gus3

Dian Pratiwi

Gus4

Rio Sidik dan Ito Kurdi