Agustus, Bulan Festival Musik di Bali

musik2MEMASUKI bulan Agustus nanti, sudah menjadi kalender rutin untuk sejumlah pentas musik pilihan di Bali. Setidaknya, ada tiga festival musik tahunan yang layak ditunggu tiap Agustus. Mulai dari Ubud Village Jazz Festival, Jazz Market by The Sea, dan Sanur Village Festival yang selalu menyisipkan satu pertunjukan musik khusus di panggung utama.

Ubud Village Jazz Festival (UVJF) tahun ini memasuki penyelenggaraan yang ketiga kalinya. Sejak pertama kali digelar 2013, pentas musik jazz yang digagas sejumlah tokoh musik di Bali seperti Anom Darsana (Antida) dan musisi jazz Yuri Mahatma ini selalu digelar di areal Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud. Tahun ini, UVJF akan dilangsungkan 7 dan 8 Agustus mendatang. Sejumlah musisi jazz dalam dan luar negeri sudah dipastikan akan tampil. Dari Indonesia sendiri yang akan tampil antara lain Kirana Big Band, Gustu Brahmanta Trio, Astrid Sulaiman, Duion Janapria, Nial Djuniarso Quartet, Indra Lesmana, Dwiki Dharmawan, dan Dewa Budjana. Line up penampil luar negeri seperti Julian Banks Trio (Australia), MILES! Feat. Michale Varenkamp & Ben vanden Dungen (Belanda), Alex Lahey, Laura Brunner (USA), dan Oran Etkin (USA).

Anom Darsana, salah satu penggagas UVJF mengatakan, musisi muda Indonesia yang berbakat adalah kunci untuk pengembangan dan keberadaan masa depan Jazz di Indonesia. “Festival ini bertujuan untuk memberikan kesempatan lintas budaya dan membuka hubungan penting antara musisi jazz internasional dan local. Bukan sekadar pentas, para musisi yang akan tampil juga beberapa akan menggunakan alat musik buatan industri lokal, seperti drum buatan tangan dari Jakarta dan double bass dari Solo dan instalasi bambu untuk dekorasi panggung,” jelasnya.

Selepas UVJF, giliran Jazz Market by The Sea yang meramaikan pentas musik di Bali. Tahun ini, Jazz Market by The Sea yang digelar di areal Taman Bhagawan, Tanjung Benoa, memasuki tahun penyelenggaraan ke-5. Komitmen sejak awal, pentas musik yang satu ini tidak menampilkan musisi luar negeri, namun sepenuhnya memberikan kesempatan kepada musisi Indonesia, baik local Bali maupun nasional.

Jazz Market by The Sea yang masih “setia” memilih tanggal penyelenggaraan 16-18 Agustus, tahun ini menampilkan deretan pengisi acara seperti Raisa, Kunto Aji, Dialog Dini Hari, Balawan, Eko Sumarsono, Badut Widjanarko, Rio Sidik, juga Sound of Mine. Gelaran yang satu ini juga masih konsisten mengusung tema besar yang menjadi focus perhatian sedari awal, yakni semangat kebersamaan dalam satu komunitas peduli Indonesia. Hal mana diwujudkan dengan mengkolaborasikan tiga unsur dalam satu acara, yakni musik yang menampilkan keanekaragaman budaya dan bakat-bakat muda, perdagangan yang menampilkan produk usaha kecil dan menegah (UKM) serta warisan keindahan alam, di mana acara berlangsung di tepi pantai nan indah.

Satu pertunjukan musik lagi adalah persembahan musik reggae dari Bali Reggae Movement. Menutup gelaran Sanur Village Festival 2015, Bali Reggae Movement akan mengisi panggung pertunjukan 30 Agustus 2015. Tak hanya menampilkan musisi rasta dari Bali seperti Joni Agung & Double T, Small Axe, Sunshine, The Bodi Boby Dinar Project And All Stars Jamz, acara juga dimeriahkan penampilan penyanyi nasional Mike Mohede. Jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol ini akan tampil dalam satu konsep Tribute to Bob Marley.

Nah, music lover tinggal atur jadwal, karena tiga gelaran musik tersebut di atas kiranya sayang untuk dilewatkan begitu saja. *231