Trojan Makin Percaya Diri di Album Ke-2

Trojan1LIMA tahun berselang setelah merilis album “Metamorphosis As The Phenomenon”, Trojan akhirnya mengeluarkan album penuh ke-2. Di album yang diberi judul “Archaic Dimension” ini, mereka makin “percaya diri”. Itu pun ditunjukkan band cadas asal Bali ini saat menggelar pertunjukan khusus sebagai “pesta” peluncuran album di Lingkar Art Denpasar, akhir pekan kemarin. Mereka tampil tunggal tanpa melibatkan band pendukung lain untuk meramaikan acara.

Peluncuran album kedua Trojan memang dikemas secara khusus dengan konsep, dari dan untuk keluarga Trojan. Intinya, ingin memanjakan penggemar mereka yang sudah dianggap sebagai keluarga. Untuk itu Trojan melibatkan Bleedoh Moshpit Crew dan Bali Xtreme Drummer, merupakan dua komunitas tempat bernaung personel dan manajemen Trojan. Hal menarik lainnya, di acara tersebut, Trojan melibatkan semua sahabat, yang pernah membantu eksistensi Trojan dari awal berdiri hingga saat ini. Bahkan mereka juga menampilkan kembali sejumlah personil lama pendiri Trojan seperti Gayod (vokal), Guzuma (drum), dan Indra Andika (bass), untuk berkolaborasi membawakan lagu penutup “Klimaks Fatamorgana”.

Di sela-sela pertunjukan, ditampilkan pula cuplikan video klip kedua “Re-Fallen Race” yang akan segera diluncurkan setelah albumnya beredar ke seluruh Indonesia. Selama pertunjukan, grup ini membawakan seluruh lagu di album kedua dengan stamina yang masih tetap terjaga hingga akhir acara. Satu hal luar biasa, mengingat tempo musik yang kencang dalam durasi yang panjang. Pun penampilan reuni personil lama juga cukup prima, tidak menunjukkan bahwa mereka cukup lama tidak bermusik bersama.

Di album keduanya yang ditangani label independen nasional, Sepsis Record, Trojan menampilkan 10 lagu, “Re-Fallen Race”, “Delusi Binasa”, “Cerebral Annihilation”, “Blackness Begins”, “Ritual Deception as a Prophet I”, “Ritual Deception as a Prophet II”, “Hypokreator”, “Mythology”, “Archaic Dimension”, “Reality in Chao”s. Keseluruhan dikemas dengan musik kental aroma yang disebut math/djent death metal. Lirik yang disampaikan membawa pesan makna konfilk sosial kemasyarakatan yang berkaitan dengan hubungan personal manusia dengan penciptanya, baik secara vertikal dan horisontal.

Trojan3

Di tengah pasang surut band indie Bali termasuk band metal, Trojan termasuk salah satunya yang masih produktif berkarya. Dibentuk November 2007, formasi awal Gayod (vokal), Reo Rasyidi (gitar), Guzuma (drum), dan Indra Andika (bass). Nama Trojan sendiri diambil dari nama virus komputer. Seperti halnya virus, mereka berharap musik Trojan akan terus menyebar lebih luas lagi dan orang akan lebih banyak mengenal “virus“ yang mereka tampilkan dengan lirik sarat makna.

Karya Trojan dirilis 2008 dalam bentuk EP atau mini album berisi dua lagu, “Klimaks Fatamorgana”, dan “Konflik Emosi Buta”. Setahun kemudian Gayod memutuskan keluar untuk berkonsentrasi mengurus manajemen Trojan, dan posisinya digantikan Agus Botak (eks vokalis dan gitaris band death metal Deformed Inside). Masih di tahun yang sama, Trojan terlibat dalam album kompilasi bertajuk “Green Monster” bersama 14 band independen asal Bali lainnya, dengan single “Pleasure of Sickness”. Hingga 2010 Trojan menyelesaikan full album pertama mereka “Metamorphosis As The Phenomenon”.

Perubahan personel kembali terjadi ketika 2012, Indra Andika dan Guzuma memutuskan keluar karena kesibukan pekerjaan dan melanjutkan pendidikan. Namun sebelum mereka berdua keluar, materi album kedua sudah mulai diproduksi dan siap untuk direkam. Posisi Guzuma kemudian digantikan Agus Cilix (drummer Natterjack dan eks Warneve), dan posisi Indra Andika digantikan beberapa additional bassist secara bergantian. Hingga akhirnya Trojan mantap dengan formasi terakhir Botax (vokal), Reo Rasyidi (gitar 1), Michael Perwira (gitar 2), Agus Cilix (drum), dan Adi Pratama (bass). *231/guz