Boy & Band’it Siap Beraksi Kembali

Putu BanditAPA Kabar Boy & Band’it? Grup band lagu Bali yang pernah mencuat di akhir 2008 ini cukup lama tak terdengar kiprahnya. Setelah melepas album perdana “Perjaka Kasmaran”, grup asal Ubud, Gianyar ini seakan menghilang dari pasang surut lagu berbahasa Bali. “Boy & Band’it masih ada. Aktivitasnya selain sesekali manggung, kami tengah merampungkan materi album baru di Yoga Swara Studio,” jelas Putu Staryono alias Putu Band’it yang biasa dipanggil Boy, vokalis grup ini.

Kepada mybalimusic.com Putu bertutur kalau ia dan rekan-rekannya di Boy & Band’it memang tengah bersiap untuk beraksi kembali, bangkit lagi dengan karya baru. Hanya kali ini terjadi pergantian posisi drummer, hingga formasi lengkap saat ini adah Putu Staryon (vokal), Dek Juz (bass), Dek Unk (gitar), dan De Roy (drum).

Niat untuk tampil kembali, menurut Putu tak lepas dari dukungan teman-teman dan mereka yang pernah menggemari Boy & Band’it dan menanyakan kapan grup ini membuat lagu baru. Bahkan sekalipun cukup lama tidak rekaman, masih banyak Blacklover (julukan untuk penggemar Boy & Band’it) yang masih memesan t-shirt sebagai merchandise, walau menurut Putu, distronya kini sudah berubah menjadi kantor kontraktor.

Untuk album kedua yang diharapkan bisa rilis tahun ini, Boy & Band’it masih bermain di jalur sweet rock. Untuk bocoran, setidaknya ada tiga lagu yang dijadikan jagoan awal nanti, takni “Cinta Gila”, “Beli Mula Bagus” dan “Nyesel”.

Sejatinya cikal bakal Boy & Band’it sudah mulai ada sejak 2003 meski dengan nama berbeda. Sempat gonta-ganti personel, akhirnya mereka bersatu lagi dan memunculkan nama baru. Judul album perdana “Perjaka Kasmaran” di tahun 2008 diambil dari dua lagu andalan saat itu, “Perjaka” dan “Sakit Kasmaran”. Mengedepankan musik yang riang dengan lirik yang sedikit usil dan iseng, justru Boy & Band’it angkat nama dengan lagu “Ceraiang”. Setelah tujuh tahun  berlalu, tiba saatnya bagi Boy & Band’it untuk menyapa kembali penggemar lagu pop Bali. *231