Video Klip “Gurat Asa”, Pengalaman Baru DDH

gurat1DALAM kurun waktu setahun terakhir, kesibukan Dialog Dini Hari (DDH) boleh dbilang cukup padat. Terlebih setelah rilis album “Tentang Rumahku” pertengahan tahun lalu. Karenanya masih banyak ide-ide kreatif, beragam keinginan yang belum sempat terwujudkan. Wajar jika kemudian setelah berhasil merampungkan video klip untuk lagu “Gurat Asa” yang digarap Putra Agung dari Jakarta, ada kepuasan tersendiri bagi grup yang didukung Dadang (vokal, gitar), Zio (bass), dan Denny (drum) ini.

“Sebenarnya masih banyak yang ingin kami kerjakan, bikin ini, bikin itu, tapi keterbatasan waktu dan tenaga. Kebetulan tim kreatif kami ada di Bali dan Jakarta, jadi semua selalu berusaha menghasilkan karya-karya bagus untuk public,” ujar Dadang kepada mybalimusic.com,

Meskipun nama DDH makin dikenal tak hanya di Bali namun juga secara nasional di beberapa kota besar, Dadang mengaku secara berkesenian masih merasa belum puas. Masih ada rasa belum puas, jadi ingin membuat sesuatu yang lebih lagi, lebih banyak, lebih bagus, dan lainnya.

“Dengan video klip Gurat Asa, kami jadi merasakan kolaborasi dengan videomaker di luar daerah bali.  Bagus juga bagi kami, bisa bekerja bareng dengan insan-insan muda yang punya passion tinggi terhadap apa yang mereka kerjakan apalagi lintas daerah. Jadi pencapaiannya, lagu Gurat Asa ini selain dijadikan soundtrack film ‘Tabula Rasa’, kami juga bisa berkenalan dan kerja bareng dengan orang kreatif  di luar Bali,” jelas Dadang.

DDH yang konsisten memainkan folk music, sampai saat ini sudah menghasilkan album “Beranda Taman Hati” (2008), “Dialog Dini Hari” (2010), dan mini album “Lengkung Langit” (2012), dan “Tentang Rumahku” (2014). Album terakhir, “Tentang Rumahku” menjadi satu percobaan baru untuk membagi cerita ke publik yang lebih luas tentang perasaan hangat dan tetap menjadi merdeka. Album ini juga merupakan kerja sama kedua DDH dengan Rain Dogs Records, sebuah perusahaan rekaman pendatang baru yang berbasis di Jakarta. Selain lagu “Tentang Rumahku” yang kental dengan karakter DDH selama ini, lagu easy listening yang bisa dinyanyikan bersama-sama ketika dimainkan di atas panggung, lagu lainnya yang terangkum di album ini,   “360 Batu”, “Temui Diri”, “Dariku Tentang Cinta”, “Aku & Burung”, “Lagu Cinta”, “Di Balik Pintu”, ”Gurat Asa”, “Jalan Dalam Diam”, “Hiduplah Hari Ini”, dan “The Road”.  Dadang mengakui “Tentang Rumahku” sebagai karya terbaik DDH selama ini dari segi eksplorasi. *231

Gurat2