Blackened : Tetap Keren, Meskipun Sudah Tua

Blackened ok

Blackened

CUKUP lama tak terdengar kiprahnya, Blackened, salah satu band indie Bali yang cukup ternama di awal 2000-an, kini muncul lagi. Trio punk rock ini, Leonk (vokal, gitar), Komar (bass), dan Gober (drum) sudah mulai manggung lagi di sejumlah pentas musik di seputaran Denpasar. Ada angin apa gerangan, Blackened tiba-tiba bangkit lagi?

“Jawabannya hanya satu, kerinduan dari masing-masing personel untuk bermusik lagi. Kebetulan ada waktu senggang di sela-sela kesibukan masing-masing, di samping juga dukungan teman-teman seangkatan kami yang ingin kami tetap meramaikan musik indie di Bali,” jelas Komar kepada mybalimusic.com.

Masih dengan formasi semula, menurut Komar juga tak ada perbedaan baik sisi bermusik seperti dengan mengganti genre musik. Katanya, masih seperti Blackened yang dulu dengan punk rock-nya. Pun, tidak ada target khusus dari pemunculan kembali Blackened selain menunjukkan kalau Blackened masih ada.

“Kami ingin tetap eksis dalam bermusik di jalur indie, dan tetap keren meskipun sudah tua. He… he … he ..,” canda Komar, yang di luar Blackened sempat mendukung grup indie “Something Like Crazy”, juga rekaman lagu berbahasa Bali dengan nama Marco bersama Donnie Lesmana (gitaris Lolot).

Untuk melanjutkan eksistensinya, saat ini Blackened tengah mempersiapkan satu album rekaman baru. Beberapa lagu yang sudah jadi, saat ini masih dalam proses rekaman. Album ini akan menjadi rekaman ketiga Blackened setelah “Welcome to My Life” (2003) dan “Tragedy 13” (2005).

Blackened yang warna musiknya banyak dipengaruhi grup seperti NOFX, Greenday, dan Ramones ini dibentuk 1997. Sepakat memainkan melodic punk, awalnya Blackened didukung Leonk (vokal, gitar), Lempong (gitar), Oka Cembo (bass), dan Gober (drum). Dalam perjalanannya, Lempong dan Oka Cembo mengundurkan diri, hingga membuat grup ini vakum beberapa saat. Hingga 2001 Leonk dan Gober sepakat mengajak Komar untuk mengisi posisi bass. Maka Blackened pun mulai eksis di kancah musik indie Bali, walau sempat “menghilang” beberapa saat dari peredaran karena Leonk, sang vokalis harus berangkat kerja ke luar negeri. *adn