Puluhan Penyanyi Pop Bali Lintas Generasi Bakal Tampil Sepanggung

Bali
Sebagian dari puluhan penyanyi pop Bali lintas generasi yang akan tampil di Ardha Candra, Taman Budaya Denpasar, Sabtu (9/8). Antara lain Tut Bimbo, De Pengkung, Widi Widiana, Ayu Saraswati, Bayu KW, Eka Jaya, D’ Antoni, dan Lolot

PENTAS kolosal penyanyi lagu pop Bali mungkin bukan hal yang istimewa lagi. Sudah sering acara semacam ini digelar. Namun pentas kolosal penyanyi pop Bali dengan melibatkan penyanyi lintas generasi, sepertinya inilah yang pertama kali. Perhimpunan persatuan artis penyanyi, musisi, pencipta lagu dan insan seni (Pramusti) Bali bakal menyuguhkan konser kolosal bertajuk Gita Harmoni Lagu Pop Bali dari Masa ke Masa, Sabtu 9 Agustus mendatang.

Konser yang akan dilaksanakan di panggung terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Denpasar ini merupakan rangkaian dari acara pentas seni Bali Mahalango yang digagas Dinas Kebudayaan Propinsi Bali. Pementasan yang terbuka untuk umum tampa dipungut biaya atau tiket tanda masuk ini tampaknya akan menyedot minat banyak penikmat musik pop Bali. Pasalnya, acara didukung puluhan penyanyi dan musisi dari era 80-an hingga masa kini.

Ketua Pramusti Bali, IGN Murtana atau biasa disapa Rahman, menjelaskan kalau gelaran kali ini terbilang special karena melibatkan beragam genre musik, termasuk dari era 70-an yang mengangkat nama band Putra Dewata pimpinan AA Made Cakra. “Meskipun penyanyi dan musisi aslinya sudah tiada, karyanya tetap akan ditampilkan. Misalnya saja lagu Kusir Dokar, Bungan Sandat,” ujar Rahman.

Dijelaskan, bukanlah hal yang mudah merangkum semua penyanyi pop Bali yang pernah angkat nama dan menjadi penanda zamannya, karena terkendala jadwal kegiatan masing-masing. Namun demikian pihaknya berusaha menghadirkan setidaknya tiap zaman atau tiap era ada penyanyi aslinya yang tampil. Sebut misalnya untuk penyanyi era 80-an akan tampil Tut Bimbo, Yan Bero, juga De Pengkung. Khusus untuk lagu hits “Kidung Kasmaran” yang dipopulerkan Okid Kres (alm.) akan dibawakan kembali oleh Eka “Badeng” yang berkolaborasi dengan 3G.

Untuk era berikutnya akan menampilkan nama-nama tenar seperti Widi Widiana, Panji Kuning, Eka Jaya, Ayu Saraswati, Mang Cucun, Yan Se, De Alot, De Antoni, Bayu KW, Agung Wirasuta, Ray Peni, dan Mang Senior. Sementara satu dekade terakhir yang memunculkan era band pengusung lagu pop Bali akan menampilkan Lolot n’ Band, XXX, Bintang, Nanoe Biroe, dan KIS.

Selain itu juga akan tampil penyanyi anak-anak dari Sanggar Eka Mahardika Putra, yang akan membawakan lagu Bali anak-anak seperti “Ratu Anom”, “Goak Maling”, dan tentu saja “Ambu Putih” yang tercatat sebagai lagu pop Bali anak-anak yang sempat booming di awal 2000-an.  *adn

About the author